Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta bersama BPIP RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) brainstorming untuk membahas bagaimana kurikulum dapat benar-benar berdampak pada perilaku siswa sehari-hari. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Sekretariat Wakil Presiden RI pada Rabu, 1 April 2026.
Dalam forum tersebut, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menekankan bahwa Capaian Pembelajaran (CP) tidak boleh hanya menjadi dokumen administratif semata. Menurutnya, CP harus diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran sehingga mampu membentuk kebiasaan, sikap, dan karakter siswa.
Di tengah perkembangan digital yang semakin kompleks, pembentukan karakter dinilai tidak cukup hanya melalui teori di kelas. Nilai-nilai Pancasila perlu dihadirkan dalam pengalaman belajar yang relevan dan konsisten, sehingga dapat benar-benar diinternalisasi oleh siswa.
Selain itu, kesiapan pendidik juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi kurikulum. Guru diharapkan mampu menerjemahkan CP secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan perilaku dan etika siswa.
Melalui kolaborasi antara Disdik DKI Jakarta dan BPIP RI ini, diharapkan sistem pembelajaran di sekolah dapat memberikan dampak nyata, tidak hanya terlihat dari nilai akademik, tetapi juga tercermin dalam karakter dan sikap siswa dalam kehidupan sehari-hari.




















