Tunjangan Profesi Guru (TPG) dinilai memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan sekaligus profesionalisme guru di Yogyakarta. Program ini mendorong para guru untuk terus berinovasi dalam pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.
Di SD Negeri Lempuyangan 1 Yogyakarta, sebanyak 17 guru telah menerima manfaat TPG setelah melalui proses sertifikasi. Salah satu guru, Shinta Puspitasari, mengatakan perjuangan mendapatkan sertifikat pendidik tidak mudah karena harus membagi waktu antara mengajar, mengikuti PPG, dan uji kompetensi.
Menurutnya, TPG tidak hanya membantu kebutuhan keluarga, tetapi juga mendukung pengembangan metode pembelajaran yang lebih kreatif, termasuk membeli alat peraga dan buku pembelajaran.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 15 Yogyakarta, Siswanto, menyebut sekitar 85 persen guru di sekolahnya telah menerima TPG secara rutin. Ia menilai kesejahteraan yang lebih baik membuat guru lebih fokus dalam mendampingi siswa dan berinovasi di kelas.
Guru Bahasa Inggris SMPN 15 Yogyakarta, Mega Ayu Wulandari, menyebut TPG menjadi bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi guru. Tunjangan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengikuti pelatihan, seminar, hingga mengembangkan media pembelajaran.
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Nunuk Suryani, menegaskan pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru melalui penyaluran tunjangan profesi bagi guru yang telah memenuhi persyaratan.











