Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan revitalisasi SMP Negeri 4 Nganjuk sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana pendidikan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden. Peresmian tersebut dilakukan dalam kunjungan kerja di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat mutu pendidikan melalui pembangunan dan revitalisasi fasilitas sekolah agar peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran. Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi pendidikan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga penguatan kualitas pembelajaran dan karakter siswa.
Menurut Abdul Mu’ti, sekolah harus menjadi ruang yang mampu membentuk kreativitas, karakter, dan kompetensi generasi muda sesuai kebutuhan masa depan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa terdapat 66 sekolah di Kabupaten Nganjuk yang menerima bantuan pemerintah untuk revitalisasi dan pengembangan fasilitas pendidikan. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah.
Program revitalisasi sekolah di Jawa Timur sendiri menjadi salah satu yang terbesar secara nasional. Kemendikdasmen mencatat sebanyak 1.390 sekolah di Jawa Timur diperbaiki dan tiga unit sekolah baru dibangun dengan total anggaran lebih dari Rp917 miliar. Program ini merupakan bagian dari prioritas nasional pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah.
Selain revitalisasi sekolah, pemerintah juga menjalankan program digitalisasi pembelajaran melalui distribusi puluhan ribu perangkat Interactive Flat Panel (IFP) ke sekolah-sekolah di Jawa Timur. Langkah ini diharapkan mampu mendukung pembelajaran berbasis teknologi dan meningkatkan kompetensi guru maupun peserta didik.
Kunjungan kerja Mendikdasmen di Nganjuk turut didampingi sejumlah kepala Unit Pelaksana Teknis Kemendikdasmen di Jawa Timur serta dihadiri unsur pemerintah daerah sebagai bentuk sinergi pusat dan daerah dalam pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.










