Jakarta – Kabar baik bagi lulusan sarjana yang ingin melanjutkan studi magister. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran program Beasiswa Co-Funding atau Beasiswa Kemitraan jenjang S2 tahun 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan magister di dalam maupun luar negeri melalui skema pendanaan bersama antara LPDP dan mitra perguruan tinggi.
Pada tahun 2026, terdapat tiga program Beasiswa Co-Funding jenjang magister yang dapat dipilih calon peserta. Program tersebut mencakup tujuan studi di Indonesia, Belanda, serta sejumlah perguruan tinggi mitra di luar negeri yang bekerja sama dengan LPDP. Pendaftaran dibuka mulai 29 Mei hingga 30 Juni 2026 melalui portal resmi LPDP.
Beasiswa Co-Funding merupakan skema pendanaan yang memungkinkan biaya pendidikan ditanggung bersama oleh LPDP dan institusi mitra. Melalui program ini, peserta tetap memperoleh berbagai fasilitas pendanaan seperti biaya kuliah, biaya pendaftaran, tunjangan buku, bantuan penelitian, biaya seminar internasional, transportasi, visa, asuransi kesehatan, serta biaya hidup selama masa studi.
Untuk dapat mendaftar, peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menyelesaikan pendidikan Diploma IV (D4) atau Sarjana (S1). Beberapa program mensyaratkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal antara 3,00 hingga 3,25 pada skala 4,00, tergantung pada universitas dan program yang dipilih.
Selain persyaratan akademik, pelamar juga wajib memenuhi ketentuan kemampuan bahasa Inggris. Untuk program magister dalam negeri, umumnya disyaratkan skor minimal TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0. Sementara untuk program magister luar negeri, persyaratan kemampuan bahasa Inggris lebih tinggi, seperti TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5.
LPDP menjelaskan bahwa peserta juga harus melakukan pendaftaran ke perguruan tinggi tujuan sesuai ketentuan masing-masing kampus. Pada beberapa program kemitraan, pelamar dapat memilih hingga tiga program studi atau perguruan tinggi yang telah ditetapkan dalam daftar tujuan beasiswa.
Program Beasiswa Co-Funding menjadi salah satu jalur favorit karena membuka peluang belajar di kampus-kampus unggulan dunia dengan dukungan pembiayaan yang komprehensif. Selain memperoleh pendidikan berkualitas, penerima beasiswa juga diharapkan dapat kembali ke Indonesia dan berkontribusi dalam pembangunan nasional sesuai bidang keahlian yang dipelajari.
Bagi calon pendaftar yang berminat, LPDP mengimbau agar segera menyiapkan dokumen akademik, sertifikat kemampuan bahasa asing, serta berbagai persyaratan administrasi lainnya sebelum batas akhir pendaftaran. Dengan persaingan yang cukup ketat, persiapan yang matang menjadi kunci untuk meraih kesempatan mendapatkan beasiswa bergengsi tersebut.








