JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., melakukan kunjungan kerja ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta, pada 14 Juli 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah berlangsung sesuai prinsip pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.
Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen meninjau secara langsung berbagai kegiatan pembelajaran serta kesiapan sekolah dalam menyambut peserta didik baru pada awal Tahun Ajaran 2026/2027. Ia juga berdialog dengan para murid, guru, kepala sekolah, serta tenaga kependidikan untuk mendengar langsung pengalaman dan kebutuhan di lingkungan sekolah.
Menurut Abdul Mu’ti, hari-hari pertama sekolah memiliki peran penting dalam membangun rasa percaya diri, semangat belajar, serta kenyamanan peserta didik saat memasuki lingkungan pendidikan yang baru.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap implementasi kebijakan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) yang terus diperkuat di seluruh satuan pendidikan.
Selain meninjau proses pembelajaran, Mendikdasmen juga mengamati berbagai fasilitas sekolah yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang ramah anak. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Kemendikdasmen terus mendorong setiap satuan pendidikan menghadirkan suasana belajar yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan kesehatan mental, pembentukan karakter, serta kesejahteraan peserta didik.
Melalui pendekatan tersebut, sekolah diharapkan menjadi ruang yang aman bagi anak untuk belajar, berinteraksi, mengembangkan potensi, dan membangun karakter positif sejak dini.
Kunjungan Mendikdasmen ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi menjadi salah satu bentuk nyata pengawasan sekaligus pendampingan pemerintah dalam memastikan berbagai kebijakan pendidikan berjalan efektif di lapangan.
Kemendikdasmen mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif, berpusat pada peserta didik, serta mampu mencetak generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.










