JAKARTA – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tidak hanya menjadi ajang bagi murid baru untuk mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun karakter positif melalui pembiasaan sehari-hari.
Melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, peserta didik diajak membangun kebiasaan baik yang diharapkan menjadi fondasi dalam membentuk karakter disiplin, sehat, peduli, dan bertanggung jawab.
Tujuh kebiasaan tersebut meliputi:
- 🌅 Bangun pagi
- 🤲 Beribadah
- 🏃 Berolahraga
- 🥗 Makan sehat dan bergizi
- 📚 Gemar belajar
- 🤝 Bermasyarakat dan peduli sesama
- 🌙 Tidur tepat waktu
Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten diyakini mampu membentuk pribadi yang lebih mandiri, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.
MPLS Ramah juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan budaya sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan. Lingkungan belajar yang positif diharapkan mampu mendukung perkembangan akademik sekaligus karakter peserta didik sejak hari pertama mereka berada di sekolah.
Melalui penerapan kebiasaan-kebiasaan baik tersebut, sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun generasi yang sehat secara fisik, kuat secara mental, memiliki kepedulian sosial, serta mampu hidup berdampingan dengan penuh rasa hormat terhadap sesama.
Keberhasilan pembentukan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Dukungan orang tua, guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat menjadi faktor penting agar nilai-nilai positif yang diperkenalkan selama MPLS Ramah dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan kolaborasi seluruh pihak, diharapkan budaya sekolah yang aman dan nyaman dapat terus tumbuh sehingga setiap anak memiliki ruang belajar yang mendukung perkembangan potensi, karakter, dan masa depan mereka.










