BANDUNG – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, secara resmi melepas kontingen Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Jenjang Sekolah Dasar yang akan mewakili Kabupaten Bandung pada Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.
Pelepasan kontingen menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap pengembangan karakter, prestasi, dan kompetensi peserta didik di bidang Pendidikan Agama Islam melalui ajang yang mengedepankan nilai religius, kreativitas, dan sportivitas.
Ikuti Delapan Cabang Lomba Pentas PAI
Pada ajang Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026, kontingen Kabupaten Bandung akan berkompetisi pada delapan cabang lomba, yaitu:
- Lomba Cerdas Cermat Pendidikan Agama Islam (PAI)
- Da’i Cilik (Pildacil)
- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)
- Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ)
- Kaligrafi
- Praktik Salat
- Praktik Azan
- Seni Kasidah/Rebana
Berbagai cabang lomba tersebut menjadi wadah bagi siswa sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan akademik, keterampilan seni Islami, serta pengamalan nilai-nilai keagamaan.
Kadisdik Beri Motivasi kepada Seluruh Peserta
Dalam kesempatan tersebut, Asep Kusumah memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian perlombaan dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Ia juga mengajak seluruh kontingen untuk menampilkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan sehingga mampu memberikan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bandung.
Pentas PAI Perkuat Karakter dan Nilai Keagamaan
Selain menjadi ajang kompetisi, Pentas PAI juga diharapkan mampu menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dalam mengembangkan potensi diri, membentuk karakter, serta memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam.
Pemerintah Kabupaten Bandung berharap seluruh kontingen diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan selama mengikuti perlombaan sehingga dapat meraih hasil terbaik sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat Provinsi Jawa Barat.








