Jakarta – Hasil seleksi substansi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru Tahun 2026 telah diumumkan. Peserta yang mengikuti tes dapat mengecek hasil seleksi melalui sistem yang telah disediakan pemerintah.
Pengumuman hasil seleksi substansi tersebut disampaikan pada 27 Agustus 2026. Sebelumnya, sebanyak 71.759 peserta dinyatakan lolos menuju tahap tes substansi. Namun, hanya 69.162 peserta yang hadir dan mengikuti ujian yang berlangsung pada 3-7 Agustus 2026.
Hasil seleksi menunjukkan perbedaan jumlah peserta yang lolos pada setiap bidang studi. Ada bidang yang meluluskan ribuan peserta, tetapi ada pula bidang studi yang hanya meluluskan satu orang.
Teknik Elektronika Hanya Lulus 1 Peserta
Bidang studi dengan jumlah peserta lulus paling sedikit adalah Teknik Elektronika, yakni hanya 1 orang.
Selain Teknik Elektronika, beberapa bidang kejuruan lainnya juga mencatat jumlah kelulusan yang relatif kecil. Di antaranya Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi sebanyak 5 orang, Pemasaran 4 orang, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis 6 orang, Perhotelan 6 orang, serta Teknik Ketenagalistrikan 6 orang.
Sementara itu, bidang studi seperti PGSD dan PJOK menjadi penyumbang peserta lulus terbanyak.
PGSD mencatat 4.600 peserta lulus, sedangkan PJOK sebanyak 3.738 peserta. Angka tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang cukup besar dibandingkan bidang studi dengan kuota kelulusan yang lebih terbatas.
Daftar Jumlah Peserta Lulus PPG Calon Guru 2026
Berikut rekapitulasi jumlah peserta yang dinyatakan lulus seleksi substansi berdasarkan bidang studi:
| No | Bidang Studi | Peserta Lulus |
|---|---|---|
| 1 | Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) | 4.600 |
| 2 | Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) | 3.738 |
| 3 | Bahasa Indonesia | 2.424 |
| 4 | Pendidikan Pancasila | 1.259 |
| 5 | Bahasa Inggris | 884 |
| 6 | Fisika | 773 |
| 7 | Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD) | 652 |
| 8 | Ekonomi | 638 |
| 9 | Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) | 595 |
| 10 | Sosiologi | 584 |
| 11 | Bimbingan dan Konseling | 564 |
| 12 | Biologi | 462 |
| 13 | Informatika | 400 |
| 14 | Geografi | 377 |
| 15 | Seni Budaya | 346 |
| 16 | Pendidikan Luar Biasa | 332 |
| 17 | Kimia | 332 |
| 18 | Sejarah | 292 |
| 19 | Busana | 205 |
| 20 | Kuliner | 139 |
| 21 | Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan | 92 |
| 22 | Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam | 90 |
| 23 | Teknik Otomotif | 67 |
| 24 | Desain Komunikasi Visual | 51 |
| 25 | Usaha Layanan Pariwisata | 35 |
| 26 | Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian | 32 |
| 27 | Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim | 9 |
| 28 | Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis | 6 |
| 29 | Perhotelan | 6 |
| 30 | Teknik Ketenagalistrikan | 6 |
| 31 | Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi | 5 |
| 32 | Pemasaran | 4 |
| 33 | Teknik Elektronika | 1 |
Data tersebut memperlihatkan bahwa persaingan dan kuota penerimaan berbeda-beda sesuai bidang studi serta lokasi keberminatan mengajar peserta.
Apa Itu Seleksi Substansi PPG Calon Guru?
PPG bagi Calon Guru merupakan program pendidikan profesi yang disiapkan untuk membentuk calon pendidik agar memiliki kompetensi sebagai guru profesional.
Program ini dapat diikuti lulusan S1, sarjana terapan, maupun Diploma IV (D4), baik dari bidang kependidikan maupun nonkependidikan, sesuai persyaratan dan linearitas program studi.
Peserta yang berhasil menyelesaikan program akan dipersiapkan untuk memperoleh sertifikat pendidik. Program PPG Calon Guru berlangsung selama dua semester dan mencakup perkuliahan, praktik kerja lapangan, proyek kepemimpinan, serta pendampingan.
Tes Substansi PPG 2026 Terdiri dari 3 Materi
Sebelum mengetahui hasil kelulusan, peserta PPG Calon Guru 2026 mengikuti tes substansi pada 3-7 Agustus 2026.
Tes tersebut terdiri dari tiga bagian utama, yaitu:
- Tes bidang studi
- Tes literasi
- Tes numerasi
Ketiga komponen tersebut menjadi bagian dari penilaian dalam menentukan peserta yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Tidak Hanya Berdasarkan Nilai Tes
Peserta yang memperoleh nilai tinggi belum tentu otomatis dinyatakan lulus.
Keterangan resmi menjelaskan bahwa kategori lulus diberikan kepada peserta yang memperoleh skor akhir tes substantif di atas Nilai Batas Kelulusan (NBK) dan secara peringkat masih masuk dalam kuota penerimaan berdasarkan bidang studi serta lokasi keberminatan mengajar.
Sebaliknya, peserta dapat dinyatakan tidak lulus apabila nilainya berada di bawah NBK. Peserta yang nilainya sudah melewati NBK pun tetap dapat tidak lulus apabila peringkatnya tidak masuk dalam kuota bidang studi dan lokasi yang dipilih.
Dengan demikian, persaingan dalam seleksi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengerjakan tes, tetapi juga jumlah kuota yang tersedia.
Peserta Lulus Lanjut ke Tahap Wawancara
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi substansi belum selesai menjalani seluruh proses seleksi.
Tahap berikutnya adalah tes wawancara.
Berdasarkan informasi Direktorat PPG, peserta mendapatkan informasi jadwal wawancara pada akhir Agustus. Pelaksanaan wawancara berlangsung pada akhir Agustus hingga pertengahan September 2026, kemudian hasil akhirnya diumumkan pada September 2026.
Peserta yang lolos hingga tahap akhir nantinya akan menjalani program PPG bagi Calon Guru selama dua semester.
Cara Cek Hasil Seleksi Substansi PPG 2026
Peserta dapat mengecek status kelulusan melalui sistem yang digunakan dalam proses seleksi.
Langkah umumnya sebagai berikut:
- Buka laman resmi SIMPKB.
- Login menggunakan akun yang telah digunakan saat pendaftaran.
- Peserta juga dapat menggunakan akun Belajar.id jika tersedia.
- Masukkan username dan kata sandi.
- Buka bagian pemberitahuan atau informasi hasil seleksi.
- Cek status kelulusan seleksi substansi.
Peserta yang dinyatakan lulus perlu memperhatikan informasi mengenai jadwal wawancara dan tahapan berikutnya.
Syarat Umum PPG Calon Guru 2026
Program PPG Calon Guru diperuntukkan bagi calon pendidik yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Beberapa persyaratan di antaranya:
- Warga Negara Indonesia.
- Tidak terdaftar sebagai guru atau kepala sekolah pada Dapodik.
- Berusia paling tinggi 32 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran.
- Memiliki ijazah S1, D4, atau sarjana terapan yang terdaftar di PD-Dikti.
- Memiliki IPK minimal 3,00.
- Memiliki surat keterangan sehat jasmani dan rohani.
- Memiliki surat keterangan berkelakuan baik.
- Memiliki surat keterangan bebas NAPZA.
- Menandatangani pakta integritas.
- Mengikuti seluruh tahapan seleksi yang ditetapkan.
PPG Calon Guru Berlangsung Dua Semester
Peserta yang berhasil melewati seluruh tahapan seleksi akan mengikuti pendidikan profesi selama dua semester.
Pembelajaran tidak hanya berupa perkuliahan. Program juga mencakup praktik kerja lapangan, proyek kepemimpinan, dan pendampingan.
Kegiatan tersebut dirancang agar calon guru tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sebagai pendidik.
Kesimpulan
Hasil seleksi substansi PPG Calon Guru 2026 telah diumumkan sejak 27 Agustus 2026. Dari 71.759 peserta yang sebelumnya dinyatakan dapat mengikuti tahap tes, sebanyak 69.162 peserta tercatat hadir dalam tes substansi.
Hasilnya menunjukkan perbedaan jumlah kelulusan yang cukup besar antarbidang studi. PGSD menjadi salah satu bidang dengan jumlah peserta lulus terbanyak, yakni 4.600 orang, disusul PJOK sebanyak 3.738 orang.
Sebaliknya, Teknik Elektronika hanya meluluskan satu peserta, menjadi bidang dengan jumlah kelulusan paling sedikit dalam daftar yang diumumkan.
Peserta yang lulus masih harus mengikuti tahap wawancara sebelum dinyatakan diterima dalam program PPG Calon Guru 2026. Karena itu, peserta sebaiknya terus memantau informasi resmi Direktorat PPG dan mempersiapkan diri menghadapi tahap berikutnya.





