JAKARTA – Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 resmi ditutup pada 31 Juli 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, proses akan dilanjutkan dengan seleksi administrasi yang dijadwalkan berlangsung pada 3–27 Agustus 2026.
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa seleksi administrasi dilakukan untuk memeriksa kelengkapan dan kesesuaian seluruh dokumen yang diunggah oleh pelamar.
Agar peluang lolos semakin besar, calon penerima beasiswa perlu menghindari sejumlah kesalahan yang sering menyebabkan peserta dinyatakan tidak lolos pada tahap administrasi.
1. Surat Usulan Tidak Sesuai Ketentuan (Khusus PNS, TNI, dan Polri)
Bagi pelamar dari kalangan PNS, TNI, maupun Polri, surat usulan menjadi salah satu dokumen penting yang harus memenuhi persyaratan LPDP.
Kesalahan yang sering ditemukan antara lain:
- Surat usulan tidak ditandatangani pejabat eselon II yang membidangi sumber daya manusia.
- Surat tidak mencantumkan nama serta NIP/NRP pelamar.
- Surat tidak ditujukan untuk Program Beasiswa LPDP.
- Bidang studi yang direkomendasikan berbeda dengan pilihan yang diisi pada aplikasi pendaftaran.
2. Sertifikat Bahasa Inggris Tidak Memenuhi Persyaratan
Kesalahan pada dokumen kemampuan bahasa Inggris juga menjadi salah satu penyebab utama peserta gagal dalam seleksi administrasi.
Beberapa kesalahan yang sering terjadi meliputi:
- Nilai atau skor bahasa Inggris di bawah batas minimal yang dipersyaratkan.
- Sertifikat tidak dapat diverifikasi melalui portal resmi lembaga penerbit.
- Masa berlaku sertifikat telah habis atau melebihi batas dua tahun.
Untuk LPDP Tahap 2 Tahun 2026, sertifikat bahasa Inggris harus masih berlaku setidaknya hingga 22 September 2026.
3. Letter of Acceptance (LoA) Tidak Sesuai
Bagi pelamar yang menggunakan Letter of Acceptance (LoA), LPDP menetapkan sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi.
Dokumen LoA dapat dinyatakan tidak memenuhi syarat apabila:
- Tidak mencantumkan jadwal mulai perkuliahan (intake).
- Program studi atau perguruan tinggi berada di luar daftar LPDP tanpa dokumen pendukung.
- LoA masih bersifat conditional atau memiliki syarat tambahan.
- Tidak melampirkan surat penundaan studi (defer) apabila tanggal intake lebih awal dari ketentuan LPDP.
- LoA berbeda dengan tujuan studi yang dipilih pada aplikasi pendaftaran.
4. Menggunakan Dokumen atau Data Palsu
LPDP menegaskan bahwa seluruh dokumen dan informasi yang disampaikan pelamar harus benar, asli, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Apabila ditemukan adanya pemalsuan dokumen maupun informasi, pelamar akan dikenai sanksi berupa pemblokiran akun pendaftaran selama minimal lima tahun.
Jadwal Lengkap Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026
Berikut tahapan seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2026:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran | Hingga 31 Juli 2026 |
| Seleksi administrasi | 3–27 Agustus 2026 |
| Pengumuman hasil administrasi | 28 Agustus 2026 |
| Masa sanggah | 29 Agustus–1 September 2026 |
| Pengumuman hasil sanggah | 22 September 2026 |
| Simulasi Seleksi Bakat Skolastik | 27–28 September 2026 |
| Seleksi Bakat Skolastik | 29 September–4 Oktober 2026 |
| Pengumuman hasil Seleksi Bakat Skolastik | 9 Oktober 2026 |
| Seleksi substansi | 14 Oktober–20 November 2026 |
| Pengumuman hasil seleksi substansi | 30 November 2026 |
| Perkuliahan paling cepat | Januari 2027 |
Persiapkan Dokumen dengan Teliti
LPDP mengimbau seluruh pelamar untuk memastikan setiap dokumen yang diunggah telah sesuai dengan persyaratan, lengkap, serta masih berlaku. Ketelitian dalam mempersiapkan berkas administrasi menjadi langkah awal yang sangat menentukan untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.




