JAKARTA – Kepala sekolah dan guru jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK sederajat diimbau segera menyelesaikan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 sebelum batas waktu pengisian berakhir. Mengingat survei ini memiliki tenggat yang telah ditetapkan, peserta disarankan tidak menunda pengisian hingga hari terakhir.
Jadwal pelaksanaan Sulingjar 2026 sebelumnya mengalami perubahan. Semula direncanakan berlangsung pada 3–31 Agustus 2026, namun kemudian dimajukan melalui Surat Edaran Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Nomor 0212/B/F/SK.02.02/2026 tertanggal 1 Juli 2026 untuk mendukung percepatan penyusunan Rapor Pendidikan.
Deadline Sulingjar 2026 Berakhir 17 Agustus
Berdasarkan jadwal terbaru, pengisian Sulingjar 2026 telah dibuka sejak 20 Juli 2026 dan akan berakhir pada Senin, 17 Agustus 2026.
Artinya, kepala sekolah dan guru memiliki waktu sekitar empat minggu untuk menyelesaikan survei tersebut.
Peserta disarankan tidak menunggu hingga menjelang penutupan karena:
- Server berpotensi lebih padat akibat banyaknya pengguna yang mengakses secara bersamaan.
- Risiko gagal login atau gangguan saat mengirim jawaban menjadi lebih tinggi.
- Setelah batas waktu berakhir, sistem kemungkinan tidak lagi menerima pengisian.
Keterlambatan mengisi survei dapat menyebabkan sekolah kehilangan data yang diperlukan dalam penyusunan Rapor Pendidikan.
Cara Cek Status Pengisian Sulingjar 2026
Status pengisian Sulingjar dapat diperiksa oleh peserta maupun operator sekolah.
1. Melalui Akun Peserta
Kepala sekolah dan guru dapat:
- Login kembali ke laman https://surveilingkunganbelajar.kemendikdasmen.go.id.
- Masukkan NPSN, token, NIK, dan tanggal lahir sesuai kartu login.
- Jika survei telah selesai dikirim, sistem akan menampilkan status bahwa pengisian telah selesai.
2. Melalui Dashboard Operator Sekolah
Operator atau proktor sekolah dapat memantau keterisian survei melalui:
Melalui dashboard tersebut, operator dapat mengetahui:
- Persentase keterisian Sulingjar di sekolah.
- Daftar kepala sekolah atau guru yang belum menyelesaikan survei.
- Progres pengisian seluruh responden di satuan pendidikan.
Pengecekan secara berkala sangat dianjurkan agar operator dapat mengingatkan peserta yang belum menyelesaikan pengisian sebelum tenggat waktu.
Tips Menjawab Sulingjar 2026 dengan Tepat
Kemendikdasmen menegaskan bahwa Sulingjar bukan tes yang memiliki kunci jawaban benar atau salah. Instrumen ini bersifat reflektif sehingga jawaban terbaik adalah yang menggambarkan kondisi sebenarnya di sekolah.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengisi survei:
- Bacalah setiap pernyataan dengan cermat sebelum memilih jawaban.
- Jawab berdasarkan pengalaman selama satu tahun ajaran terakhir.
- Jangan menyesuaikan jawaban dengan kondisi yang dianggap ideal.
- Hindari menyalin jawaban dari rekan kerja karena kondisi setiap sekolah berbeda.
- Periksa kembali seluruh jawaban sebelum dikirim karena tidak dapat diubah setelah proses pengiriman selesai.
- Jika ragu, pilih jawaban yang paling mendekati kondisi nyata di sekolah.
Mengapa Jawaban Jujur Sangat Penting?
Hasil Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) tidak digunakan untuk menilai kinerja individu guru maupun kepala sekolah.
Data yang diperoleh akan dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan:
- Rapor Pendidikan.
- Perencanaan Berbasis Data (PBD).
- Evaluasi dan penyusunan kebijakan peningkatan mutu pendidikan.
Karena itu, jawaban yang jujur dan sesuai kondisi riil sangat penting agar data yang dihasilkan akurat. Data yang tidak sesuai kondisi sebenarnya berpotensi membuat program maupun bantuan pendidikan tidak tepat sasaran.
Menjelang deadline 17 Agustus 2026, kepala sekolah dan guru diharapkan segera memastikan pengisian Sulingjar telah selesai dan berhasil terkirim agar dapat berkontribusi dalam penyusunan data pendidikan nasional yang lebih akurat.









