Pernah mengalami situasi ketika ayah melarang sesuatu, tetapi nenek justru membolehkan? Misalnya, ayah tidak mengizinkan anak makan permen sebelum makan, sementara nenek memberikan izin. Perbedaan aturan seperti ini dapat membuat anak bingung memahami batasan perilaku.
Kakek dan nenek tentu memiliki peran penting dalam kehidupan anak. Kehadiran mereka dapat memberikan perhatian, kasih sayang, sekaligus membantu orangtua dalam pengasuhan. Namun, perbedaan cara mendidik antara orangtua dan kakek-nenek perlu dikelola agar tidak membuat anak menerima pesan yang saling bertentangan. PAUDPEDIA Kemendikdasmen membagikan sejumlah tips untuk menghadapi situasi tersebut.
1. Buat Kesepakatan Bersama
Orangtua dan kakek-nenek mungkin memiliki pengalaman serta cara pandang yang berbeda karena tumbuh di generasi yang berbeda. Perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar.
Yang penting adalah menyepakati aturan utama yang berkaitan dengan anak, seperti penggunaan gawai, waktu tidur, makanan, keselamatan, sopan santun, serta perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Dengan aturan yang disepakati bersama, anak akan mendapatkan batasan yang lebih jelas dan tidak mudah bingung ketika berada bersama anggota keluarga yang berbeda.
2. Anak Membutuhkan Batas yang Jelas
Anak usia dini masih dalam proses belajar memahami aturan. Mereka perlu mengetahui apa yang boleh dilakukan, apa yang tidak boleh dilakukan, serta konsekuensi dari perilaku tertentu.
Konsistensi bukan



