Bogor – Sebanyak 35 mahasiswa baru IPB University dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi mendapatkan Beasiswa Pendidikan Tinggi McD. Program ini merupakan kolaborasi McDonald’s Indonesia dengan Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI).
Beasiswa tersebut diberikan untuk mendukung mahasiswa pada dua semester pertama perkuliahan. Program ini sekaligus menjadi langkah awal McDonald’s Indonesia dalam memperluas dukungan terhadap akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan.
Tak Hanya Bantuan Biaya Kuliah
Dukungan yang diberikan kepada 35 penerima tidak hanya berupa bantuan biaya pendidikan. Para mahasiswa juga mendapatkan voucher makanan, pelatihan, serta kesempatan mengenal dunia kerja melalui program magang di McDonald’s Indonesia.
Besaran bantuan pendidikan disesuaikan dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) masing-masing mahasiswa di IPB University. Dengan skema tersebut, bantuan yang diterima setiap mahasiswa dapat berbeda sesuai ketentuan UKT yang berlaku.
Program ini juga memberikan kesempatan bagi penerima untuk mendapatkan pengalaman di luar ruang kelas. Pelatihan dan pengalaman kerja diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan keterampilan mahasiswa selama menjalani masa awal perkuliahan.
YAPI: Kebutuhan Beasiswa Masih Tinggi
Ketua Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI), Andi Irman Patiroi, menyampaikan bahwa kebutuhan dukungan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi masih cukup besar.
YAPI sendiri telah menjalankan program beasiswa bagi mahasiswa IPB sejak 2016. Berdasarkan pendampingan yang dilakukan, YAPI memperkirakan mahasiswa yang membutuhkan bantuan beasiswa dapat mencapai sekitar 40 persen dari mahasiswa yang diterima IPB setiap tahun.
Kolaborasi dengan McDonald’s Indonesia menjadi salah satu bentuk dukungan tambahan bagi mahasiswa baru yang membutuhkan bantuan pada masa awal pendidikan tinggi.
IPB Apresiasi Dukungan untuk Mahasiswa
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Prof. drh. Deni Noviana, Ph.D., mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, dukungan bagi mahasiswa tidak hanya penting dari sisi pembiayaan, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di luar kegiatan akademik.
Melalui pelatihan dan kesempatan magang, mahasiswa penerima beasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai lingkungan kerja sekaligus mengembangkan pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk tahap berikutnya dalam perjalanan pendidikan dan karier mereka.
Untuk saat ini, program Beasiswa Pendidikan Tinggi McD difokuskan pada tahun pertama perkuliahan. Evaluasi terhadap pelaksanaan program akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan pengembangan dukungan pada periode berikutnya.








