Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperluas kesempatan bagi guru sekolah dasar untuk meningkatkan kompetensi mengajar Bahasa Inggris melalui Pelatihan Mandiri Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI). Program ini tersedia melalui platform Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (RGTK) di Rumah Pendidikan.
Pelatihan mandiri tersebut disiapkan sebagai bagian dari persiapan penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di jenjang SD mulai tahun ajaran 2027/2028. Guru dibekali kemampuan berbahasa Inggris sekaligus kompetensi pedagogik agar mampu menghadirkan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi murid.
Belajar Lebih Fleksibel
Berbeda dengan pelatihan reguler yang membutuhkan kehadiran dalam rangkaian kegiatan tertentu, skema pelatihan mandiri memberikan kesempatan kepada guru untuk belajar dengan lebih fleksibel melalui platform digital.
Program ini merupakan pengembangan dari PKGSD-MBI reguler yang telah dibuka Kemendikdasmen pada Mei 2026. Dengan perluasan akses melalui pelatihan mandiri, semakin banyak guru SD di berbagai daerah diharapkan dapat meningkatkan kesiapan sebelum Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib.
Targetkan Ribuan Guru
Kemendikdasmen sebelumnya menetapkan target pelatihan PKGSD-MBI bagi 90.447 guru secara bertahap hingga 2029. Pada 2026, targetnya mencapai 10.000 guru, kemudian 30.000 guru pada 2027, 30.000 pada 2028, dan 20.447 guru pada 2029.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan kebutuhan guru yang memiliki kompetensi untuk mengajar Bahasa Inggris di SD semakin terpenuhi menjelang penerapan kebijakan baru.
Tak Harus Berlatar Belakang Guru Bahasa Inggris
Program ini juga membuka peluang bagi guru kelas SD untuk meningkatkan kemampuan mengajar Bahasa Inggris. Pengalaman peserta sebelumnya menunjukkan bahwa pelatihan dapat membantu guru yang bukan berlatar belakang pendidikan Bahasa Inggris menjadi lebih percaya diri dalam mengajarkan materi kepada murid.
Dengan peningkatan kompetensi tersebut, guru diharapkan mampu menyajikan pembelajaran Bahasa Inggris yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak dan sesuai dengan karakteristik peserta didik usia sekolah dasar.
Persiapan Menuju 2027/2028
Perluasan pelatihan menjadi langkah strategis pemerintah untuk mempersiapkan guru sebelum Bahasa Inggris diterapkan sebagai mata pelajaran wajib di SD pada tahun ajaran 2027/2028.
Tidak hanya kemampuan bahasa, penguatan pedagogik juga menjadi perhatian agar perubahan kebijakan tersebut benar-benar berdampak pada kualitas pembelajaran di kelas.
Dengan akses pelatihan yang semakin luas dan fleksibel, guru SD diharapkan memiliki waktu untuk mempersiapkan diri sekaligus membangun kepercayaan diri dalam mengajarkan Bahasa Inggris kepada murid.









