Jakarta – Quacquarelli Symonds (QS) kembali merilis QS World University Rankings (QS WUR) 2027. Dari 20 perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam pemeringkatan dunia, terdapat empat perguruan tinggi swasta (PTS) yang berhasil mencatatkan namanya.
Keempat kampus tersebut adalah BINUS University, Telkom University, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas Trisakti.
1. BINUS University
Peringkat dunia: 901–950
BINUS University menjadi PTS dengan peringkat tertinggi di Indonesia dalam QS WUR 2027. Kampus ini memiliki sejumlah bidang studi, terutama yang berkaitan dengan sains, teknologi, bisnis, dan humaniora.
Menurut data QS, BINUS berada di peringkat 901–950 dunia pada QS WUR 2027.
2. Telkom University
Peringkat dunia: 1.201–1.400
Posisi berikutnya ditempati Telkom University. Kampus swasta yang berbasis di Bandung ini dikenal dengan kekuatan pada bidang teknologi, bisnis, komunikasi, dan bidang terkait.
QS menempatkan Telkom University pada kelompok 1.201–1.400 dunia dalam pemeringkatan 2027.
3. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Peringkat dunia: 1.201–1.400
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) juga masuk kelompok kampus swasta Indonesia yang berhasil menembus QS WUR 2027.
UMY berada pada kelompok 1.201–1.400 dunia, sama dengan Telkom University. Kampus yang berada di Yogyakarta ini memiliki program studi yang beragam, mulai dari bidang kesehatan, teknik, sosial, hingga keagamaan.
4. Universitas Trisakti
Peringkat dunia: 1.401+
Universitas Trisakti menempati posisi keempat di antara PTS Indonesia yang masuk QS WUR 2027, dengan peringkat dunia 1.401+. Universitas yang berdiri di Jakarta sejak 1965 ini memiliki sembilan fakultas.
Daftar 4 PTS Indonesia di QS WUR 2027
| Peringkat PTS Indonesia | Perguruan Tinggi | Peringkat QS WUR 2027 |
|---|---|---|
| 1 | BINUS University | 901–950 |
| 2 | Telkom University | 1.201–1.400 |
| 3 | UMY | 1.201–1.400 |
| 4 | Universitas Trisakti | 1.401+ |
Apa yang Dinilai QS WUR?
QS WUR 2027 menilai perguruan tinggi melalui sejumlah kelompok indikator. Bobot terbesar diberikan kepada Research and Discovery sebesar 50 persen, yang mencakup reputasi akademik dan sitasi per fakultas.
Selain itu, QS mempertimbangkan:
- Employability and Outcomes: 20 persen
- Global Engagement: 15 persen
- Learning Experience: 10 persen
- Sustainability: 5 persen
Dengan demikian, pemeringkatan QS tidak hanya melihat reputasi akademik, tetapi juga kualitas riset, kesiapan lulusan memasuki dunia kerja, pengalaman belajar, keterlibatan internasional, dan keberlanjutan.
Keberhasilan empat PTS tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi swasta Indonesia juga mampu masuk dalam persaingan pemeringkatan universitas tingkat dunia.
Bagi calon mahasiswa, peringkat QS dapat menjadi salah satu referensi dalam memilih kampus. Namun, sebaiknya tetap mempertimbangkan akreditasi program studi, kualitas jurusan yang dituju, biaya kuliah, fasilitas, lokasi, peluang magang, serta prospek karier lulusan.













