Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengusulkan tiga muatan pembelajaran baru untuk siswa jenjang SD hingga SMP. Program tersebut dirancang agar pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tiga materi yang diusulkan meliputi life skill, budaya tertib lalu lintas, serta nilai-nilai kemanusiaan. Ketiganya diharapkan dapat membantu siswa menjadi lebih mandiri, disiplin, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan orang lain.
Belajar Keterampilan Sederhana Sehari-hari
Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah pembelajaran life skill. Siswa nantinya akan dikenalkan dengan berbagai keterampilan sederhana yang sebenarnya dekat dengan kehidupan mereka.
Kegiatannya dapat mencakup kebiasaan menjaga kebersihan diri, melipat pakaian, merapikan tempat tidur, hingga membersihkan kamar mandi. Keterampilan tersebut diharapkan membentuk kemandirian dan rasa tanggung jawab sejak usia sekolah.
Dengan pembelajaran seperti ini, siswa tidak hanya dituntut memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu mengurus dirinya sendiri dan menjaga lingkungan tempat tinggal maupun sekolah.
Edukasi Tertib Lalu Lintas
Muatan berikutnya berkaitan dengan keselamatan dan budaya tertib berlalu lintas. Pemkot Solo berencana melibatkan Polresta Solo dalam memberikan edukasi kepada siswa.
Materi dapat diarahkan pada pengenalan aturan lalu lintas, keselamatan ketika berada di jalan, serta pembiasaan untuk menjadi pengguna jalan yang disiplin. Pendidikan tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran berlalu lintas sejak dini.
Menanamkan Nilai Kemanusiaan
Selain keterampilan hidup dan keselamatan di jalan, siswa juga akan mendapatkan pembelajaran mengenai nilai-nilai kemanusiaan. Untuk materi ini, Pemkot Solo berencana menggandeng Kodim dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Pembelajaran diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian, empati, semangat membantu sesama, serta sikap tanggap terhadap kondisi di sekitar.
Melalui tiga muatan tersebut, Pemkot Solo ingin pendidikan dasar dan menengah tidak hanya menghasilkan siswa yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mandiri, disiplin, peduli, dan siap menghadapi kehidupan sehari-hari.









