Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) resmi merilis Neraca Pendidikan Daerah (NPD) Tahun 2025. Data tersebut kini dapat diakses oleh masyarakat melalui laman resmi NPD Kemendikdasmen.
NPD menjadi salah satu sumber informasi untuk melihat gambaran kondisi pendidikan di Indonesia melalui berbagai indikator, mulai dari jumlah satuan pendidikan, peserta didik, pendidik, sarana dan prasarana hingga sejumlah indikator mutu pendidikan.
Menampilkan Data Pendidikan dari Berbagai Daerah
Dalam NPD 2025, masyarakat dapat menemukan data pendidikan secara lebih terperinci. Secara nasional tercatat 434.812 satuan pendidikan, dengan jumlah peserta didik mencapai 53.349.213 orang dan pendidik sebanyak 3.418.463 orang.
Data tersebut juga mencakup 2.567.093 ruang kelas dan 2.453.480 rombongan belajar. Informasi disajikan berdasarkan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB hingga PKBM dan SKB.
Ada Data Guru, Siswa hingga Kondisi Sekolah
NPD 2025 tidak hanya menampilkan jumlah sekolah dan peserta didik. Di dalamnya terdapat berbagai indikator penting, seperti rasio pendidik dan peserta didik, status serta kualifikasi guru, pemerataan guru, kondisi ruang kelas, akses listrik dan internet, sanitasi, akreditasi satuan pendidikan, hingga angka putus sekolah dan mengulang.
Data NPD juga memuat capaian literasi dan numerasi satuan pendidikan berdasarkan hasil Asesmen Nasional 2025. Dengan demikian, informasi yang tersedia dapat menjadi bahan untuk melihat berbagai tantangan dan kebutuhan pendidikan di masing-masing wilayah.
Bisa Dimanfaatkan untuk Perencanaan Pendidikan
Kehadiran NPD diharapkan dapat membantu berbagai pihak memahami kondisi pendidikan secara lebih berbasis data. Informasi tersebut dapat menjadi bahan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam menyusun kebijakan serta menentukan prioritas perbaikan layanan pendidikan.
Kemendikdasmen juga terus mendorong pemanfaatan data pendidikan sebagai dasar pengambilan keputusan. Pendekatan berbasis data diperlukan agar program dan intervensi pendidikan dapat disusun secara lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing daerah.
Masyarakat Diajak Memberikan Masukan
Selain menyediakan akses terhadap NPD 2025, Kemendikdasmen mengajak Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota serta UPT Kemendikdasmen untuk berpartisipasi dalam evaluasi pemanfaatan NPD.
Masukan dari para pengguna diharapkan dapat membantu pengembangan NPD agar penyajian data pendidikan ke depan semakin bermanfaat dan mudah digunakan.
Masyarakat dapat mengakses Neraca Pendidikan Daerah 2025 melalui portal resmi NPD Kemendikdasmen dan melihat informasi pendidikan berdasarkan wilayah yang ingin diketahui.









