Surakarta – Pembelajaran anak usia dini dapat dilakukan melalui berbagai pengalaman langsung di luar lingkungan kelas. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan outing school yang diikuti anak-anak TK Kemala Bhayangkari 54 dengan mengunjungi Tahir Solo Museum.
Dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD Kota Surakarta, Venessa Winastesia, turut mendampingi anak-anak menikmati pengalaman belajar di museum. Kehadiran Bunda PAUD sejalan dengan arah pengembangan PAUD Kota Surakarta yang menekankan layanan pendidikan yang holistik, berkualitas, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang anak.
Tahir Solo Museum Jadi Destinasi Edukasi Baru
Tahir Solo Museum merupakan salah satu museum baru di Kota Surakarta yang resmi melakukan soft opening pada Juli 2026. Museum tersebut mengusung konsep seni, sains, dan budaya sehingga dapat menjadi salah satu ruang pembelajaran alternatif bagi anak-anak.
Berbagai koleksi dan fasilitas di dalamnya dirancang agar pengunjung tidak hanya melihat benda pameran, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif. Museum ini memiliki area yang berkaitan dengan alam semesta, planetarium, fosil dan dinosaurus, seni, hingga teknologi.
Anak Belajar Melalui Pengalaman Langsung
Bagi anak usia dini, kunjungan ke museum dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan rasa ingin tahu. Anak dapat melihat berbagai objek secara langsung, mengajukan pertanyaan, mendengarkan penjelasan, dan menghubungkan pengalaman tersebut dengan pengetahuan yang telah diperoleh sebelumnya.
Tahir Solo Museum juga memiliki area STEM yang menghadirkan aktivitas berkaitan dengan sains dan teknologi, termasuk robot dan drone. Konsep interaktif tersebut dirancang agar pengalaman berkunjung ke museum lebih menarik bagi anak-anak.
Kegiatan outing school dengan demikian tidak sekadar menjadi aktivitas rekreasi. Pengalaman di luar kelas dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran yang membantu anak mengenal lingkungan, memperluas wawasan, serta membangun keberanian untuk bertanya dan mengeksplorasi.
Pembelajaran yang Menyenangkan dan Bermakna
Bunda PAUD Kota Surakarta terus mendorong agar proses belajar anak usia dini berlangsung dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Aktivitas bersama anak dan satuan PAUD juga menjadi bagian dari praktik baik Bunda PAUD Surakarta.
Melalui kegiatan seperti outing school, anak mendapatkan kesempatan belajar dari lingkungan yang berbeda. Guru dan orang tua pun dapat membantu mengarahkan pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang bermakna.
Bagi anak-anak TK Kemala Bhayangkari 54, kunjungan ke Tahir Solo Museum menjadi pengalaman untuk mengenal dunia melalui cara yang lebih konkret. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dapat mengembangkan rasa ingin tahu dan kegembiraan dalam belajar.
Setiap Tempat Bisa Menjadi Ruang Belajar
Pembelajaran anak usia dini tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Museum, taman, lingkungan sekitar, maupun berbagai tempat edukatif lainnya dapat menjadi ruang untuk mengenalkan pengetahuan dan pengalaman baru kepada anak.
Semangat tersebut sejalan dengan visi Bunda PAUD Kota Surakarta untuk mendorong generasi yang cerdas, berkualitas, berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing melalui layanan PAUD yang holistik dan berkualitas.
Dengan menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki rasa ingin tahu, percaya diri, berkarakter, serta memiliki wawasan yang semakin luas sejak usia dini.








