Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyiapkan 36 titik lokasi untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan 2026. Ujian akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN dan dijadwalkan berlangsung pada 22 September hingga 7 Oktober 2026.
Persiapan lokasi dilakukan setelah tahapan pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 ditutup pada 30 Agustus. BKN memastikan sarana, prasarana, perangkat komputer, jaringan, ruang ujian, sistem CAT, hingga dukungan teknis disiapkan untuk pelaksanaan SKD.
36 Titik Lokasi SKD Disiapkan BKN
Sebanyak 36 lokasi CAT BKN tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Penyiapan lokasi tersebut bertujuan agar peserta dapat mengikuti SKD di fasilitas yang telah disediakan BKN tanpa harus terkonsentrasi pada satu wilayah.
Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan bahwa seluruh fasilitas yang digunakan merupakan lokasi BKN yang sudah tersedia. Pemeriksaan dilakukan terhadap perangkat komputer, jaringan, ruang ujian, serta berbagai aspek teknis lainnya.
BKN juga melakukan koordinasi dengan instansi penyelenggara sekolah kedinasan untuk memastikan pelaksanaan SKD berjalan sesuai jadwal dan ketentuan.
SKD Sekolah Kedinasan Digelar 22 September
Berdasarkan jadwal resmi penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, SKD CAT BKN berlangsung pada 22 September–7 Oktober 2026. Setelah ujian, pengolahan nilai dijadwalkan berlangsung hingga 10 Oktober dan pengumuman hasil SKD dilakukan secara bertahap pada 1–13 Oktober 2026.
Tahun ini terdapat sembilan instansi penyelenggara Sekolah Kedinasan. BKN memberikan dukungan berupa fasilitas CAT, pengelolaan sistem, serta dukungan teknis dalam pelaksanaan SKD.
Nilai Ambang Batas SKD 2026
Selain mengetahui lokasi ujian, peserta perlu memahami nilai ambang batas atau passing grade. Ketentuan tersebut tercantum dalam KepmenPANRB Nomor 406 Tahun 2026.
Untuk peserta jalur reguler dan pembibitan, nilai minimal yang harus dicapai adalah:
| Materi | Nilai Ambang Batas |
|---|---|
| TWK | 65 |
| TIU | 80 |
| TKP | 156 |
Sementara peserta afirmasi kewilayahan memiliki ketentuan berbeda, yaitu TIU minimal 55 dan nilai kumulatif SKD minimal 281. Pada jalur ini tidak terdapat nilai ambang batas tersendiri untuk TWK dan TKP.
Ada 110 Soal dalam SKD
SKD Sekolah Kedinasan 2026 terdiri dari 110 soal dengan waktu pengerjaan 100 menit.
Rinciannya sebagai berikut:
- TWK: 30 soal
- TIU: 35 soal
- TKP: 45 soal
Untuk TWK dan TIU, jawaban benar mendapatkan nilai 5, sedangkan jawaban salah atau tidak dijawab bernilai 0. Pada TKP, setiap pilihan jawaban memiliki bobot antara 1 sampai 5, sementara soal yang tidak dijawab bernilai 0.
Dengan sistem penilaian tersebut, skor maksimal SKD mencapai 550, terdiri dari TWK maksimal 150, TIU 175, dan TKP 225.
Materi yang Diujikan
Materi TWK mencakup nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, serta bahasa negara.
Pada TIU, peserta akan menghadapi kemampuan verbal, numerik, dan figural. Sedangkan TKP mencakup materi pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, serta antiradikalisme.
Peserta juga perlu memahami bahwa mencapai nilai ambang batas tidak selalu berarti otomatis lolos ke tahap berikutnya. Ketentuan peringkat dan kebutuhan formasi tetap berlaku dalam proses seleksi.
Peserta Diminta Waspada terhadap Penipuan
Menjelang pelaksanaan SKD, peserta juga perlu berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan jaminan kelulusan dengan imbalan uang. Pemerintah menegaskan proses seleksi menggunakan CAT BKN dan diselenggarakan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan.
Karena itu, peserta sebaiknya mengikuti informasi hanya melalui kanal resmi BKN dan instansi sekolah kedinasan yang dituju. Selain mempersiapkan materi ujian, peserta juga perlu mencermati jadwal, lokasi, dan ketentuan teknis yang berlaku agar tidak mengalami kendala saat mengikuti SKD.








