Jakarta – Pemerintah tengah menyusun desain besar atau grand design pendidikan untuk 2027, termasuk mengkaji skema sekolah gratis. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah akan mengevaluasi kembali penggunaan anggaran pendidikan yang mencapai sekitar Rp824 triliun agar manfaatnya dapat dioptimalkan.
Suahasil menjelaskan, anggaran pendidikan tersebut bukan hanya dikelola oleh satu kementerian. Dana pendidikan tersebar di pemerintah pusat, pemerintah daerah melalui APBD, serta sejumlah kementerian dan lembaga yang memiliki program pendidikan.
Di tingkat pemerintah pusat, anggaran pendidikan antara lain berada di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Agama, serta kementerian lainnya. Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu melihat keseluruhan alokasi secara lebih terintegrasi.
Evaluasi Anggaran Pendidikan
Menurut Suahasil, pemerintah akan meninjau kembali hubungan antara besarnya anggaran pendidikan dengan hasil yang diperoleh. Evaluasi dilakukan terhadap berbagai indikator pendidikan, termasuk Angka Partisipasi Kasar (APK), Angka Partisipasi Murni (APM), serta capaian Indonesia dalam Programme for International Student Assessment (PISA).
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari penyusunan grand design pendidikan. Pemerintah ingin memetakan kembali program pendidikan mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi sebelum menentukan desain pembiayaan yang lebih menyeluruh.
Suahasil menyampaikan bahwa besarnya anggaran pendidikan membuat pemerintah perlu memastikan penggunaannya memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Karena itu, pembahasan sekolah gratis tidak berdiri sendiri, tetapi dikaitkan dengan keseluruhan sistem pembiayaan pendidikan.
Sekolah Gratis Masuk Pembahasan
Rencana sekolah gratis menjadi salah satu bagian yang sedang dikaji pemerintah. Pemerintah sebelumnya menyatakan akan mendesain ulang penggunaan anggaran pendidikan 2027, bukan sekadar menambahkan anggaran baru di luar alokasi pendidikan yang sudah tersedia.
Dalam pembahasan tersebut, pemerintah juga akan memetakan berbagai program yang sudah berjalan dalam ekosistem pendidikan. Beberapa di antaranya adalah Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan Garuda, sekolah terintegrasi, serta program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Dengan demikian, angka Rp824 triliun belum dapat disebut sebagai anggaran khusus untuk program sekolah gratis. Nilai tersebut merupakan keseluruhan anggaran pendidikan 2027 yang sedang ditinjau kembali penggunaannya untuk menyusun desain kebijakan pendidikan.
Belum Ada Skema Final Sekolah Gratis
Pemerintah masih berada pada tahap penyusunan desain dan evaluasi. Belum ada rincian final mengenai besaran dana yang secara khusus akan dialokasikan untuk sekolah gratis maupun mekanisme pelaksanaannya.
Di sisi lain, Badan Anggaran DPR RI telah menyampaikan hitungan sementara kebutuhan program pendidikan gratis hingga perguruan tinggi sekitar Rp302 triliun. Angka tersebut masih berupa kalkulasi awal dan berbeda dari total anggaran pendidikan Rp824 triliun karena cakupan dan peruntukannya tidak sama.
Pemerintah selanjutnya akan mematangkan grand design pendidikan dengan mempertimbangkan kebutuhan setiap jenjang, pembagian anggaran pusat dan daerah, serta hasil evaluasi terhadap program pendidikan yang sudah berjalan.



