JAKARTA – Program Studi S1 Kedokteran Telkom University menjadi salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan dokter di perguruan tinggi swasta. Namun, sebelum mendaftar, calon mahasiswa perlu mengetahui bahwa biaya kuliah tidak hanya berupa pembayaran setiap semester.
Untuk tahun akademik 2026/2027, Telkom University menetapkan beberapa komponen biaya pendidikan untuk mahasiswa baru S1 Kedokteran. Selain BPP atau biaya pendidikan per semester, terdapat tiga biaya lain yang perlu diperhitungkan sejak awal, yakni UP3, SDP2, dan Endowment Fund.
Dengan mengetahui seluruh komponen tersebut, calon mahasiswa dan orang tua dapat menghitung kebutuhan biaya pendidikan secara lebih realistis.
Biaya Kuliah S1 Kedokteran Telkom University 2026
Berdasarkan laman resmi penerimaan mahasiswa baru Telkom University, biaya pendidikan S1 Kedokteran untuk tahun akademik 2026/2027 adalah sebagai berikut:
| Komponen Biaya | Besaran |
|---|---|
| UP3 | Rp295.000.000 |
| SDP2 Jalur Umum | Rp45.000.000 |
| SDP2 Jalur USM | Rp45.000.000 |
| BPP per Semester | Rp25.000.000 |
| Endowment Fund | Rp25.000.000 |
Angka tersebut tercantum dalam laman resmi SMB Telkom University untuk program S1 Kedokteran.
Dengan demikian, biaya yang perlu diperhatikan calon mahasiswa bukan hanya Rp25 juta per semester.
1. UP3 Sebesar Rp295 Juta
Komponen pertama adalah UP3 atau Uang Partisipasi Penyelenggaraan Pendidikan.
Untuk S1 Kedokteran, UP3 ditetapkan sebesar Rp295 juta.
Telkom University menjelaskan bahwa UP3 merupakan biaya pembangunan dan dibayarkan satu kali di awal pendaftaran.
Besaran ini menjadi salah satu komponen terbesar yang perlu disiapkan calon mahasiswa ketika masuk program studi Kedokteran.
Jika calon mahasiswa hanya melihat biaya BPP sebesar Rp25 juta per semester, tentu gambaran total biaya kuliah bisa menjadi kurang lengkap.
2. SDP2 Sebesar Rp45 Juta
Selain UP3, ada SDP2 atau Sumbangan Dana Pengembangan Pendidikan Reguler.
Untuk S1 Kedokteran, SDP2 ditetapkan sebesar Rp45 juta, baik untuk jalur umum maupun jalur USM yang tercantum pada laman biaya pendidikan.
SDP2 juga merupakan biaya yang dibayarkan satu kali di awal.
Telkom University membedakan SDP2 berdasarkan jalur seleksi pada sejumlah program studi. Namun, untuk S1 Kedokteran, angka yang ditampilkan saat ini sama-sama Rp45 juta untuk jalur umum dan USM.
3. Endowment Fund Rp25 Juta
Komponen ketiga yang juga perlu diperhatikan adalah Endowment Fund.
Untuk mahasiswa baru S1 Kedokteran, Endowment Fund ditetapkan sebesar Rp25 juta.
Telkom University menjelaskan bahwa dana tersebut dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pengembangan inovasi hingga bantuan biaya pendidikan.
Pembayaran Endowment Fund dilakukan satu kali di awal pendaftaran.
BPP Kedokteran Rp25 Juta per Semester
Setelah mengetahui tiga biaya awal tersebut, calon mahasiswa juga harus menyiapkan BPP atau Biaya Penyelenggaraan Pendidikan.
Untuk S1 Kedokteran Telkom University, BPP ditetapkan sebesar Rp25 juta per semester.
BPP merupakan biaya yang dibayarkan setiap semester selama mahasiswa mengikuti perkuliahan.
Jika program sarjana ditempuh selama delapan semester sesuai struktur kurikulum yang tercantum di laman program studi, BPP saja secara sederhana mencapai sekitar Rp200 juta untuk delapan semester.
Namun, angka tersebut belum memasukkan biaya lain yang mungkin muncul selama masa pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai total biaya untuk menjadi dokter.
Jika Dijumlahkan, Berapa Biaya Awalnya?
Untuk memberikan gambaran, komponen biaya awal yang tercantum di laman resmi dapat dijumlahkan.
UP3: Rp295 juta
SDP2: Rp45 juta
Endowment Fund: Rp25 juta
Total ketiga komponen tersebut mencapai:
Rp365 juta
Kemudian mahasiswa masih memiliki kewajiban BPP sebesar Rp25 juta setiap semester.
Jika menggunakan gambaran delapan semester untuk program S1 Kedokteran, BPP selama delapan semester mencapai sekitar Rp200 juta.
Sehingga secara matematis, gabungan komponen yang tercantum tersebut mencapai sekitar:
Rp565 juta
Angka Rp565 juta ini merupakan simulasi berdasarkan UP3, SDP2, Endowment Fund, dan BPP delapan semester. Ini bukan berarti seluruh biaya sampai memperoleh gelar dokter atau sampai menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan profesi kedokteran hanya sebesar angka tersebut.
Calon mahasiswa perlu memperhatikan ketentuan biaya pada tahap pendidikan berikutnya dan biaya lain yang mungkin berlaku.
S1 Kedokteran Telkom University Ditempuh 8 Semester
Program S1 Kedokteran Telkom University tercantum memiliki masa studi 8 semester atau 4 tahun.
Kurikulumnya memuat berbagai mata kuliah kedokteran, mulai dari biomedik, imunologi, sistem organ, keterampilan klinik dasar, kedokteran komunitas, kedokteran kegawatdaruratan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam kedokteran.
Menariknya, program ini juga memasukkan sejumlah materi yang berkaitan dengan teknologi, seperti sains data terapan di kedokteran, telemedicine, serta etika dan regulasi teknologi kedokteran.
Hal tersebut sejalan dengan positioning Telkom University yang menekankan pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan kedokteran.
Syarat Masuk Kedokteran Telkom University 2026
Selain menyiapkan biaya, calon mahasiswa juga harus memenuhi persyaratan pendaftaran.
Pada penerimaan 2026, program S1 Kedokteran Telkom University menerima lulusan SMA, SMK Kesehatan, MA, atau sederajat untuk lulusan 2024, 2025, dan 2026.
Calon mahasiswa juga harus memiliki nilai rata-rata rapor minimal 75 untuk sejumlah mata pelajaran, yaitu:
- Matematika
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris
- Biologi
- Kimia
- Fisika
Selain itu, terdapat persyaratan administrasi seperti surat keterangan tidak buta warna, surat keterangan sehat, surat keterangan kelakuan baik, dan dokumen lainnya.
Pendaftaran Kedokteran Telkom University Dibuka September 2026
Bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi tahun akademik 2026/2027, Telkom University membuka Jalur Seleksi Kedokteran pada 2–11 September 2026.
Calon peserta perlu membeli PIN pendaftaran dengan biaya Rp750.000.
Tahapan seleksi yang tercantum meliputi tes skolastik, tes pemetaan, EPrT, psikometri, dan wawancara.
Artinya, selain biaya pendidikan, calon mahasiswa juga perlu memperhitungkan biaya pendaftaran seleksi.
Kedokteran Telkom University Punya Fokus Teknologi Digital
Program S1 Kedokteran Telkom University memiliki karakteristik yang cukup kuat pada perpaduan ilmu kedokteran dan teknologi.
Dalam kurikulumnya terdapat mata kuliah seperti Pemanfaatan Teknologi Digital di Kedokteran, Sains Data Terapan di Kedokteran, Telemedicine, serta Etika dan Regulasi Teknologi Kedokteran.
Telkom University menyebut perkembangan kecerdasan buatan, digital health, dan inovasi teknologi kesehatan telah mengubah cara pelayanan kesehatan, mulai dari prediksi dan diagnosis hingga terapi serta pencegahan penyakit.
Jangan Hanya Menghitung Uang Semester
Bagi orang tua yang sedang mempertimbangkan kuliah kedokteran, angka BPP Rp25 juta per semester memang penting.
Namun, biaya awal justru menjadi komponen yang sangat besar.
Dengan UP3 Rp295 juta, SDP2 Rp45 juta, dan Endowment Fund Rp25 juta, calon mahasiswa harus memperhitungkan sedikitnya Rp365 juta untuk tiga komponen tersebut sebelum menghitung BPP semester.
Jika ditambah BPP delapan semester berdasarkan angka saat ini, simulasi totalnya menjadi sekitar Rp565 juta.
Itulah sebabnya, calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya mencari informasi mengenai “uang kuliah per semester”, tetapi juga melihat seluruh struktur biaya yang ditetapkan kampus.
Kesimpulan
Biaya kuliah S1 Kedokteran Telkom University tahun akademik 2026/2027 terdiri dari beberapa komponen.
Selain BPP Rp25 juta per semester, terdapat tiga biaya utama yang perlu diperhatikan, yaitu UP3 Rp295 juta, SDP2 Rp45 juta, dan Endowment Fund Rp25 juta.
Jika tiga komponen biaya awal tersebut dijumlahkan, nilainya mencapai Rp365 juta. Sementara jika BPP dihitung selama delapan semester, nilainya sekitar Rp200 juta sehingga simulasi keseluruhan menjadi sekitar Rp565 juta.
Namun, angka tersebut bukan total biaya keseluruhan untuk seluruh perjalanan pendidikan kedokteran hingga menjadi dokter, karena calon mahasiswa tetap perlu memperhatikan tahap pendidikan profesi serta komponen biaya lain yang mungkin berlaku.
Untuk pendaftaran 2026, Jalur Seleksi Kedokteran Telkom University dibuka 2–11 September 2026, dengan biaya PIN pendaftaran Rp750.000.











