Sragen – Prestasi membanggakan ditorehkan Lourinda Divya Tera Avantika, siswi MIN 9 Sragen, dalam ajang Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026. Tampil sebagai bagian dari tim futsal putri MIN 9 Sragen, Lourinda berhasil mencetak 10 gol sekaligus menjadi topskor kategori putri dalam turnamen tersebut.
Capaian tersebut semakin memperkuat kiprah Lourinda sebagai salah satu talenta muda olahraga di Sragen. Sebelumnya, ia juga telah menunjukkan kemampuan di sepak bola putri. Pada 2026, Lourinda menjadi bagian dari Tim All Star MilkLife Soccer Women Solo yang tampil di ajang nasional dan berhasil mencapai babak delapan besar.
Cetak 10 Gol dan Jadi Topskor
Penampilan Lourinda bersama MIN 9 Sragen di Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026 menjadi pengalaman penting dalam perjalanan karier olahraganya.
Sepuluh gol yang dicetaknya membuat Lourinda menjadi pemain dengan torehan gol terbanyak di kategori putri. Produktivitas tersebut menunjukkan kemampuan pemain muda ini dalam memanfaatkan peluang sekaligus membantu timnya bersaing di turnamen.
Prestasi di futsal juga melengkapi pengalamannya di sepak bola. Lourinda sebelumnya dikenal sebagai pemain yang mampu memberikan kontribusi penting bagi timnya dalam berbagai pertandingan.
Sudah Punya Pengalaman di Level Nasional
Perjalanan Lourinda di dunia olahraga tidak dimulai dari futsal saja. Ia juga pernah membawa nama MIN 9 Sragen ke MilkLife Soccer Challenge Tingkat Nasional 2026 sebagai bagian dari Tim All Star MilkLife Soccer Women Solo.
Dalam ajang tersebut, Lourinda menunjukkan kemampuan teknik, kecepatan, serta kerja sama tim. Timnya berhasil menembus babak delapan besar nasional.
Pengalaman bertanding di tingkat nasional menjadi modal berharga bagi Lourinda untuk terus mengembangkan kemampuan dan mental bertanding.
Punya Impian Tembus Timnas Futsal Indonesia
Prestasi sebagai topskor Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026 semakin memotivasi Lourinda untuk terus berlatih.
Ia memiliki cita-cita besar di dunia olahraga, yakni menembus Timnas Futsal Indonesia. Untuk mewujudkan impian tersebut, Lourinda perlu terus meningkatkan kemampuan teknik, fisik, pemahaman permainan, serta konsistensi dalam berlatih dan bertanding.
Perjalanan tersebut tentu masih panjang. Namun, pengalaman mengikuti berbagai kompetisi sejak usia dini menjadi bekal penting untuk membangun mental dan kemampuan sebagai atlet.
Jadi Inspirasi bagi Atlet Muda
Kisah Lourinda menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar atau madrasah memiliki peluang besar untuk berkembang di bidang olahraga apabila mendapatkan dukungan, kesempatan bertanding, serta pembinaan yang berkelanjutan.
Keberhasilannya menjadi topskor di turnamen futsal sekaligus pengalamannya di kompetisi sepak bola nasional menjadi bukti bahwa talenta olahraga dapat tumbuh dari lingkungan pendidikan.
Kini, Lourinda tinggal menjaga semangat latihan dan terus belajar dari setiap pertandingan. Bukan hanya mengejar gelar topskor, tetapi juga mempersiapkan diri untuk mencapai cita-cita lebih besar: mengenakan seragam Timnas Futsal Indonesia. 🇮🇩⚽









