Banyak siswa dan orang tua masih bingung saat menerima hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Padahal, laporan TKA tidak hanya menampilkan angka nilai, tetapi juga kategori capaian yang menggambarkan tingkat penguasaan kompetensi peserta didik.
Kemendikdasmen menjelaskan bahwa hasil TKA disajikan dalam bentuk Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA) yang memuat nilai setiap mata uji beserta kategori capaian yang diperoleh siswa. Sertifikat ini dapat digunakan sebagai informasi untuk pengembangan pembelajaran maupun keperluan seleksi pendidikan lanjutan.
Untuk jenjang SD dan SMP, skor TKA menggunakan rentang nilai 0 hingga 100. Sementara itu, peserta SMA dan SMK memperoleh skor dalam rentang 200 hingga 800. Perbedaan skala ini dibuat agar hasil asesmen dapat menggambarkan capaian akademik sesuai karakteristik masing-masing jenjang pendidikan.
Hasil TKA kemudian dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu Baik, Memadai, dan Kurang. Kategori tersebut membantu siswa, guru, dan orang tua memahami posisi capaian akademik tanpa hanya berfokus pada angka semata. Selain itu, terdapat predikat Istimewa yang dapat diraih peserta SD dan SMP apabila memperoleh nilai minimal 95 pada setiap mata uji yang diikuti.
Dalam SHTKA, peserta juga dapat melihat nilai per mata pelajaran yang diujikan. Informasi tersebut berguna untuk mengetahui mata pelajaran yang menjadi kekuatan maupun area yang masih perlu ditingkatkan. Pemerintah menegaskan bahwa TKA bukan ujian kelulusan, melainkan alat untuk memotret kemampuan akademik peserta didik secara lebih terstandar.
Bagi siswa yang ingin memverifikasi hasil TKA, Kemendikdasmen telah menyediakan portal verifikasi SHTKA. Melalui layanan tersebut, peserta dapat melihat detail sertifikat dan capaian nilai per mata pelajaran menggunakan nomor peserta dan kode identitas yang tercantum pada sertifikat.
Dengan memahami arti skor, kategori, dan predikat dalam TKA 2026, siswa dan orang tua dapat memanfaatkan hasil asesmen sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan akademik pada jenjang pendidikan berikutnya.









