idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita

    Layanan BK di Setiap Jenjang Pendidikan Berbeda, Ini yang Perlu Diperhatikan

    Kementerian Kebudayaan Alokasikan Rp150 Miliar untuk Restorasi 13 Aset Keraton Solo

    50 Pelajar SMP Boyolali Ikuti Kelana, Belajar Literasi Sambil Keliling Kota Naik Angkot

    Jokowi Ungkap Riwayat Pendidikan Gibran di Tengah Gugatan Syarat Cawapres di MK

    Edu Fair SMA Regina Pacis Surakarta 2026 Hadirkan 59 Kampus, Bantu Siswa Tentukan Pilihan Kuliah

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

    Ibas Dorong Mahasiswa KIP Kuliah Jadi Inovator di Bidang Energi, Pangan, dan Teknologi

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Guru Honorer Digaji dari Dana BOS, Apakah Tetap Bisa Menerima TPG? Ini Penjelasannya

    PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu 2027, Apa yang Berubah? Ini Penjelasan Mendikdasmen

    CPNS Guru 2027 Siapkan 139 Ribu Formasi, Lulusan PPG Dapat Prioritas

    CPNS Guru 2027 Mulai Dibuka Bertahap, Kebutuhan Capai 464 Ribu Guru

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Kronologi Kepala SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa karena Tak Pakai Seragam Lurik

    Kepala SMPN 18 Malang Dicopot Usai Dugaan Tampar Siswa, Berawal dari Persoalan Seragam

    Ekskul Korps Kadet Republik Indonesia Diluncurkan, Murid Tidak Wajib Jadi Prajurit

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Prilly Latuconsina Soroti Kesejahteraan Guru: Panggilan Mengajar Tak Berarti Abaikan Penghasilan

    Irsyad Zamjani Soroti Pentingnya Penguatan Literasi dan Numerasi Sejak Dini

    Wisuda ke-27 STP Sahid Surakarta, 211 Lulusan Disiapkan Jadi Pemimpin Pariwisata Berkelanjutan

    5 Program Pemerintah Pulihkan Pendidikan Pascabencana di Sumatera

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Layanan BK di Setiap Jenjang Pendidikan Berbeda, Ini yang Perlu Diperhatikan

    Kementerian Kebudayaan Alokasikan Rp150 Miliar untuk Restorasi 13 Aset Keraton Solo

    50 Pelajar SMP Boyolali Ikuti Kelana, Belajar Literasi Sambil Keliling Kota Naik Angkot

    Jokowi Ungkap Riwayat Pendidikan Gibran di Tengah Gugatan Syarat Cawapres di MK

    Edu Fair SMA Regina Pacis Surakarta 2026 Hadirkan 59 Kampus, Bantu Siswa Tentukan Pilihan Kuliah

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

    Ada 36 Titik Lokasi SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Daftar dan Nilai Ambang Batasnya

    Ibas Dorong Mahasiswa KIP Kuliah Jadi Inovator di Bidang Energi, Pangan, dan Teknologi

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Ayah Bilang Tidak, Nenek Bilang Boleh, Anak Harus Ikut Siapa? Ini 5 Tipsnya

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Guru Honorer Digaji dari Dana BOS, Apakah Tetap Bisa Menerima TPG? Ini Penjelasannya

    PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu 2027, Apa yang Berubah? Ini Penjelasan Mendikdasmen

    CPNS Guru 2027 Siapkan 139 Ribu Formasi, Lulusan PPG Dapat Prioritas

    CPNS Guru 2027 Mulai Dibuka Bertahap, Kebutuhan Capai 464 Ribu Guru

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Kronologi Kepala SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa karena Tak Pakai Seragam Lurik

    Kepala SMPN 18 Malang Dicopot Usai Dugaan Tampar Siswa, Berawal dari Persoalan Seragam

    Ekskul Korps Kadet Republik Indonesia Diluncurkan, Murid Tidak Wajib Jadi Prajurit

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

    Mendikti Brian Yuliarto Kenang Masa Kuliah, Pernah Dapat Beasiswa Rp300 Ribu per Semester

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Prilly Latuconsina Soroti Kesejahteraan Guru: Panggilan Mengajar Tak Berarti Abaikan Penghasilan

    Irsyad Zamjani Soroti Pentingnya Penguatan Literasi dan Numerasi Sejak Dini

    Wisuda ke-27 STP Sahid Surakarta, 211 Lulusan Disiapkan Jadi Pemimpin Pariwisata Berkelanjutan

    5 Program Pemerintah Pulihkan Pendidikan Pascabencana di Sumatera

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Artikel Inspiratif

Irsyad Zamjani Soroti Pentingnya Penguatan Literasi dan Numerasi Sejak Dini

26 September 2026
in Inspiratif
3 min read
247
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Kepala Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (PSKP) Kemendikdasmen, Irsyad Zamjani, menyoroti pentingnya penguatan fondasi literasi dan numerasi sejak pendidikan dasar. Gagasan tersebut disampaikan melalui artikel opini terbarunya yang dimuat di The Jakarta Post pada 23 September 2026.

Dalam artikelnya, Irsyad membahas pelajaran yang dapat diambil Indonesia dari hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025. Menurutnya, meskipun capaian Indonesia menunjukkan perkembangan pada sejumlah indikator, hasil tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya membangun kemampuan dasar sejak kelas awal.

Akses Pendidikan Meluas

Perluasan akses pendidikan menjadi salah satu perkembangan penting dalam perjalanan pendidikan Indonesia. Namun, meningkatnya jumlah anak yang mendapatkan akses pendidikan perlu diikuti dengan memastikan mereka benar-benar memperoleh kemampuan dasar yang diperlukan untuk belajar.

Hasil PISA 2025 menunjukkan skor Indonesia berada pada 365 untuk membaca, 364 untuk matematika, dan 389 untuk sains. Dibandingkan PISA 2022, kemampuan membaca dan sains meningkat, sementara matematika mengalami penurunan.

Irsyad menekankan bahwa perhatian terhadap hasil asesmen tidak cukup hanya berhenti pada angka. Data tersebut perlu digunakan untuk memahami kemampuan dasar peserta didik dan menentukan intervensi pembelajaran yang sesuai.

Pentingnya Deteksi Kemampuan Sejak Kelas Awal

Salah satu gagasan yang dibahas Irsyad adalah pentingnya asesmen diagnostik pada jenjang pendidikan awal. Ia mencontohkan praktik di Australia yang menggunakan pemeriksaan kemampuan fonemik, membaca dasar, serta number sense pada siswa kelas awal.

Asesmen semacam itu dilakukan dalam waktu relatif singkat dan memberikan informasi kepada guru mengenai kemampuan masing-masing siswa. Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk memberikan pendampingan atau intervensi sebelum kesenjangan kemampuan semakin melebar.

Pendekatan tersebut menempatkan literasi dan numerasi dasar sebagai fondasi yang perlu dibangun sejak awal, bukan baru diperbaiki ketika siswa telah memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Literasi dan Numerasi sebagai Fondasi Belajar

Penguatan kemampuan dasar juga menjadi perhatian dalam berbagai kajian pendidikan di Indonesia. PSKP Kemendikdasmen sebelumnya mencatat bahwa kemampuan literasi dan numerasi masih menghadapi tantangan, termasuk kesenjangan berdasarkan wilayah dan kondisi sosial ekonomi.

Dalam kajian PSKP pada 2026, capaian kompetensi minimum literasi siswa SD/MI tercatat turun dari 59,04 persen pada 2024 menjadi 55,7 persen pada 2025. Pada numerasi, capaian turun dari 52,48 persen menjadi 48,25 persen. Data tersebut menunjukkan perlunya perhatian terhadap kemampuan dasar sejak jenjang sekolah dasar.

Belajar dari Pengalaman Negara Lain

Dalam artikelnya, Irsyad juga menyinggung pengalaman Inggris yang menerapkan kebijakan pengajaran synthetic phonics secara sistematis di sekolah dasar. Kebijakan tersebut kemudian diperkuat dengan pemeriksaan kemampuan fonik pada siswa kelas awal.

Ia juga mencatat sejumlah negara bagian di Australia yang mengembangkan pemeriksaan kemampuan literasi dan numerasi pada jenjang awal. Menurut artikel tersebut, pendekatan berbasis data memungkinkan guru memperoleh gambaran lebih terperinci mengenai kebutuhan belajar siswa.

Memperkuat Fondasi Pendidikan Indonesia

Penguatan literasi dan numerasi pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjawab soal dalam asesmen internasional. Kemampuan memahami bacaan, menggunakan informasi, bernalar dengan angka, dan memecahkan masalah menjadi bagian dari fondasi pembelajaran sepanjang hayat.

Karena itu, perluasan akses pendidikan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Penguatan kemampuan dasar sejak pendidikan awal menjadi salah satu bagian penting agar siswa tidak hanya hadir di sekolah, tetapi juga memperoleh fondasi pengetahuan dan keterampilan yang kuat.

Tags: Irsyad Zamjanikemampuan dasar siswaKemendikdasmenkualitas pendidikan indonesialiterasi dan numerasiLiterasi IndonesiaNumerasi Indonesiapendidikan dasarpendidikan indonesiaPISA 2025PISA IndonesiaPSKP KemendikdasmenThe Jakarta Post
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In