Jakarta – Prestasi akademik kembali ditorehkan lulusan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKN) Universitas Pertahanan (Unhan). Salah satunya adalah Afrizal, lulusan terbaik yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi di dua perguruan tinggi ternama di Yogyakarta.
Afrizal memilih melanjutkan pendidikan doktoral (S3) di Universitas Gadjah Mada (UGM). Di sisi lain, ia juga menempuh pendidikan magister (S2) di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPN Jogja).
Perjalanan pendidikan tersebut menjadi bagian dari upayanya untuk terus mengembangkan kompetensi dan memperluas wawasan setelah menyelesaikan pendidikan di Unhan.
Lulusan Terbaik FKN Unhan
Predikat sebagai lulusan terbaik menjadi pencapaian penting dalam perjalanan akademik Afrizal. Prestasi tersebut menunjukkan konsistensi dan kerja keras selama menjalani pendidikan di lingkungan Unhan.
Pendidikan yang ditempuh di Unhan menjadi bekal bagi Afrizal untuk melanjutkan pengembangan keilmuan melalui pendidikan pascasarjana.
Keputusan melanjutkan studi di dua perguruan tinggi di Yogyakarta juga memperlihatkan komitmennya untuk terus belajar dan memperdalam bidang yang ditekuni.
Kuliah S3 di UGM dan S2 di UPN Jogja
Untuk jenjang doktoral, Afrizal melanjutkan pendidikan S3 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sementara pendidikan S2 ditempuh di UPN “Veteran” Yogyakarta.
Pendidikan pascasarjana diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik sekaligus membuka kesempatan untuk melakukan penelitian yang memberikan manfaat lebih luas.
Kisah Afrizal juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi agar tidak berhenti mengembangkan diri setelah memperoleh gelar sarjana.
Inspirasi bagi Mahasiswa
Perjalanan akademik Afrizal menunjukkan bahwa prestasi di perguruan tinggi dapat menjadi pijakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Menjadi lulusan terbaik bukan hanya tentang memperoleh nilai akademik yang tinggi, tetapi juga bagaimana ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk menghadapi tantangan dan memberikan kontribusi di masa depan.




