Singapura — Perubahan dunia kerja mendorong institusi pendidikan untuk menyesuaikan cara mahasiswa belajar sekaligus mempersiapkan diri menghadapi karier. Pengalaman belajar kini semakin diarahkan pada penguasaan keterampilan praktis, pemanfaatan teknologi, dan pemahaman terhadap kebutuhan industri.
Pendekatan tersebut dikembangkan PSB Academy, institusi pendidikan swasta di Singapura, melalui pembangunan ekosistem pembelajaran multikampus. PSB Academy berencana menghadirkan tiga kampus baru di Tai Seng dan SingPost Centre, kawasan Paya Lebar, dengan pelaksanaan yang tetap bergantung pada persetujuan regulasi yang berlaku.
Ekspansi tersebut menandai perubahan pendekatan PSB Academy dari model kampus konvensional menuju jaringan kampus yang dirancang berdasarkan bidang studi.
Setiap lokasi akan dilengkapi fasilitas yang disesuaikan dengan karakteristik disiplin ilmu masing-masing. Lingkungan tersebut dirancang untuk mendukung pembelajaran praktis, pengembangan keterampilan, serta kolaborasi dengan dunia industri.
Tiga kampus baru itu akan menambah ruang kampus lebih dari 220.000 kaki persegi atau sekitar 20.400 meter persegi. Dengan ekspansi tersebut, total ruang kampus PSB Academy akan bertambah sekitar 60 persen.
Kampus-kampus baru tersebut akan melengkapi Cathay Campus yang telah beroperasi sejak 2025. Saat ini, Cathay Campus menempati area lebih dari 43.280 kaki persegi yang tersebar di dua lantai di kawasan pusat Kota Singapura.
Berawal dari Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja
PSB Academy telah menjadi bagian dari ekosistem pendidikan Singapura selama lebih dari enam dekade. Institusi ini berdiri pada 1964 dan pada awalnya berada di bawah Singapore Economic Development Board.
Selanjutnya, institusi tersebut berada di bawah Productivity and Standards Board dengan fokus awal meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kerja Singapura.
Seiring perkembangannya, PSB Academy bertransformasi menjadi institusi pendidikan swasta yang menawarkan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sertifikat dan diploma hingga program degree.
Program pendidikan tinggi juga diselenggarakan melalui kerja sama dengan sejumlah universitas mitra.
Saat ini, PSB Academy melayani lebih dari 20.000 mahasiswa setiap tahun yang berasal dari lebih dari 50 kewarganegaraan. Sepanjang sejarahnya, institusi tersebut telah memberikan pendidikan kepada lebih dari 200.000 pelajar.
Latar belakang yang sejak awal berkaitan dengan pengembangan keterampilan tenaga kerja turut membentuk pendekatan PSB Academy dalam menyelenggarakan pendidikan. Salah satunya dengan mendekatkan pembelajaran akademik dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam lingkungan profesional.
Kampus Dirancang Sesuai Bidang Studi
Konsep multikampus yang dikembangkan PSB Academy menjadi kelanjutan dari pendekatan tersebut. Berbagai program pendidikan tidak lagi ditempatkan dalam satu lingkungan belajar yang seragam.
Sebaliknya, fasilitas pada masing-masing kampus akan dirancang berdasarkan kebutuhan bidang studi mahasiswa. Dengan demikian, lingkungan pembelajaran diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih relevan dengan karakteristik disiplin ilmu yang dipelajari.
Pendekatan tersebut juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk lebih banyak berinteraksi dengan fasilitas yang menyerupai lingkungan profesional serta membangun pengalaman melalui pembelajaran berbasis praktik.
Bangun Integrated STEAM Hub di Tai Seng
Dua dari tiga kampus baru PSB Academy akan berada di Tai Seng dan menjadi bagian dari Integrated STEAM Hub.
Kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai pusat pembelajaran yang berfokus pada bidang Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM).
Konsep tersebut dirancang untuk mempertemukan berbagai disiplin ilmu dan mendorong pembelajaran lintas bidang. Integrasi tersebut dinilai semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang menuntut kemampuan menggabungkan pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan pemecahan masalah.
Melalui ekspansi multikampus ini, PSB Academy berupaya memperkuat hubungan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan industri. Pengembangan fasilitas pembelajaran yang lebih spesifik diharapkan dapat membantu mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga keterampilan yang dapat diterapkan dalam dunia profesional.









