SRAGEN – SMK Muhammadiyah 4 Sragen memulai Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menghadirkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang mengedepankan suasana belajar aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Program ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif bagi seluruh peserta didik baru.
Selama lima hari pelaksanaan MPLS, para siswa mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu proses adaptasi sekaligus mengembangkan potensi diri. Mulai dari seminar bersama narasumber eksternal, kegiatan outbound, hingga pengenalan minat dan bakat, seluruh rangkaian kegiatan disusun tanpa praktik perpeloncoan maupun tindakan yang mengarah pada bullying.
Antusiasme Pendaftar Meningkat
Kepala SMK Muhammadiyah 4 Sragen, Wahyu Wismawati, mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk bersekolah di SMK Muhammadiyah 4 Sragen terus meningkat pada tahun ajaran baru ini.
Dari enam program keahlian yang tersedia, Teknik Sepeda Motor (TSM) dan Farmasi menjadi dua jurusan dengan jumlah peminat terbanyak.
Tingginya animo tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan serta program unggulan yang ditawarkan sekolah.
Kelas Bahasa Jepang Jadi Bekal Berkarier di Luar Negeri
Salah satu keunggulan SMK Muhammadiyah 4 Sragen adalah hadirnya Kelas Bahasa Jepang, yang dirancang untuk membekali siswa dengan kemampuan bahasa dan budaya Jepang sejak dini.
Program ini dipersiapkan bagi siswa yang memiliki cita-cita untuk bekerja di Jepang setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMK. Melalui pembelajaran yang terarah, lulusan diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional.
Sistem “Ijon” BKK Permudah Lulusan Masuk Dunia Kerja
Keunggulan lain yang menjadi daya tarik sekolah adalah inovasi Bursa Kerja Khusus (BKK) melalui sistem yang dikenal sebagai “Ijon”.
Program ini dijalankan melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan dan dunia industri. Kepala BKK SMK Muhammadiyah 4 Sragen, Sagantoro Sambu Effendi, menjelaskan bahwa perusahaan mitra telah melakukan pemetaan dan pemesanan calon tenaga kerja bahkan sebelum siswa dinyatakan lulus.
Dengan sistem tersebut, lulusan tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan pekerjaan karena telah memiliki peluang penempatan kerja sejak masih duduk di bangku sekolah.
Fokus Mencetak Lulusan Siap Kerja
Melalui kombinasi pendidikan karakter, pembelajaran berbasis kompetensi, kerja sama industri, serta program penempatan kerja, SMK Muhammadiyah 4 Sragen terus memperkuat perannya sebagai sekolah vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Selain membekali siswa dengan kemampuan akademik dan keterampilan teknis, sekolah juga berupaya memastikan lulusannya mampu bersaing di dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Dengan berbagai inovasi tersebut, SMK Muhammadiyah 4 Sragen tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi jembatan bagi siswa untuk meraih masa depan yang lebih mandiri dan profesional.




