Jakarta – Universitas Esa Unggul (UEU) memperkuat langkah internasionalisasi pendidikan tinggi dengan meluncurkan International College dan Global Innovation Hub (GIH) di Jakarta Selatan. Melalui kolaborasi strategis dengan Arizona State University (ASU), Amerika Serikat, kampus ini menghadirkan berbagai program pendidikan berstandar global yang membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa Indonesia untuk memperoleh pengalaman akademik internasional.
Peluncuran International College menjadi bagian dari inisiatif Powered by Arizona State University yang bertujuan mengintegrasikan kurikulum global, teknologi pembelajaran modern, serta jejaring akademik internasional ke dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan Indonesia di tingkat global.
Rektor Universitas Esa Unggul, Arief Kusuma Among Praja, menyatakan bahwa kolaborasi dengan ASU dan Cintana Education merupakan bagian dari visi jangka panjang universitas untuk menghadirkan pendidikan kelas dunia yang lebih mudah diakses oleh mahasiswa Indonesia. Menurutnya, pendidikan masa depan harus mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi global, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta pengalaman internasional yang relevan dengan kebutuhan industri.
Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah Accelerated Master’s Program (4+1). Melalui skema ini, mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan sarjana di Indonesia dan melanjutkan program magister di Arizona State University hanya dengan tambahan satu tahun studi. Program tersebut dibuka untuk beberapa bidang seperti manajemen, komunikasi, dan teknik industri.
Selain itu, tersedia pula program Dual Degree Pathway (3+1) yang memungkinkan mahasiswa menempuh tiga tahun perkuliahan di Universitas Esa Unggul dan satu tahun di Arizona State University. Setelah menyelesaikan studi, mahasiswa berhak memperoleh gelar dari kedua perguruan tinggi tersebut. Program ini pertama kali dibuka untuk bidang teknologi informasi.
Kerja sama tersebut juga memberikan akses kepada mahasiswa untuk mengikuti berbagai sertifikasi internasional di bidang kecerdasan buatan (AI), inovasi, kewirausahaan, dan keberlanjutan tanpa biaya tambahan. Mahasiswa dapat mengikuti sesi pembelajaran virtual yang dipandu langsung oleh dosen dan pakar internasional dari Arizona State University.
Wakil Presiden Global Academic Initiatives Arizona State University, Julia Rosen, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam menciptakan jalur pendidikan internasional yang lebih mudah dijangkau mahasiswa Indonesia. Menurutnya, model pendidikan tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif secara global, adaptif terhadap perubahan, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Sebagai pendukung program internasional tersebut, Universitas Esa Unggul juga menghadirkan Global Innovation Hub yang dilengkapi ruang kelas pintar, laboratorium teknologi, ruang kolaborasi industri, serta fasilitas pembelajaran digital modern. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan perkembangan industri dan teknologi global.
Melalui kerja sama dengan Arizona State University, Universitas Esa Unggul berharap dapat memperluas akses mahasiswa Indonesia terhadap pendidikan internasional berkualitas tanpa harus langsung menempuh seluruh masa studi di luar negeri. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di era globalisasi dan transformasi digital.








