Jakarta – Perjalanan panjang Ursulin dalam dunia pendidikan Indonesia memasuki usia 170 tahun. Momentum tersebut dirayakan melalui Festival Pendidikan 170 Tahun Ursulin Indonesia bertajuk “Tangguh dalam Cinta” yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 10–11 September 2026.
Perayaan ini melibatkan lima sekolah Ursulin di wilayah DKI Jakarta dan Banten, yakni St. Maria, St. Ursula Jakarta, St. Theresia, St. Vincentius, dan St. Ursula BSD. Festival tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat kolaborasi antarsekolah.
520 Pelajar Pentaskan Kisah Martha Christina Tiahahu
Salah satu agenda utama dalam perayaan 170 tahun Ursulin adalah drama musikal kolosal “Mutiara dari Timur: Nyala Perjuangan Martha Christina Tiahahu”. Pertunjukan ini melibatkan sekitar 520 siswa dari jenjang TK hingga SMA.
Drama musikal tersebut mengangkat kisah perjuangan Martha Christina Tiahahu, pahlawan perempuan asal Maluku. Kisah tersebut dipilih untuk memperkenalkan sejarah dan nilai keberanian kepada generasi muda melalui seni pertunjukan.
Pemilihan Martha Christina Tiahahu juga dikaitkan dengan nilai perjuangan dan pendidikan perempuan yang menjadi bagian dari sejarah Ursulin. Melalui pertunjukan tersebut, sejarah tidak hanya dipelajari melalui buku, tetapi juga dihidupkan melalui peran, musik, gerak, dan kolaborasi para siswa.
Lima Sekolah Tampilkan Potensi Siswa
Festival Pendidikan Ursulin tidak hanya menghadirkan drama musikal. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat juga dapat menikmati berbagai agenda seperti pameran pendidikan, Edufair, seminar, lomba edukatif, penampilan ekstrakurikuler, kegiatan parenting, serta bazar UMKM dan kuliner.
Kolaborasi lima sekolah tersebut menjadi bagian penting dalam perayaan 170 tahun Ursulin. Para siswa dari berbagai jenjang mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama, menunjukkan bakat, serta belajar melalui kegiatan seni dan pendidikan.
170 Tahun Pendidikan dan Semangat Pengabdian
Perayaan ini juga menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan Ursulin dalam mendampingi generasi muda di Indonesia. Semangat “Serviam” atau “Aku Mengabdi”, yang diwariskan oleh pendiri Ursulin, Santa Angela Merici, menjadi salah satu nilai yang diangkat dalam festival.
Selain menjadi perayaan sejarah pendidikan, festival tersebut juga memiliki misi sosial. Hasil kegiatan diarahkan untuk mendukung keberlanjutan Ursuline Scholarship Foundation (USF). Hingga tahun ajaran 2025/2026, USF tercatat telah memberikan 8.095 beasiswa di lebih dari 25 kota di Indonesia dan Timor-Leste.
Perjalanan 170 tahun Ursulin di Indonesia pun tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga diwujudkan melalui pendidikan, kreativitas siswa, semangat pengabdian, dan upaya memperluas kesempatan belajar bagi generasi berikutnya.



