Surabaya – Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan mulai mendapat perhatian dalam upaya meningkatkan kompetensi guru. Dinas Pendidikan Kota Surabaya berkolaborasi dengan Maspion IT menggelar workshop AI bagi guru PAUD dan SD, baik negeri maupun swasta, pada Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 guru. Workshop menjadi ruang bagi para pendidik untuk mengenal sekaligus mempelajari pemanfaatan teknologi AI sebagai salah satu alat pendukung dalam proses pembelajaran.
Guru Didorong Kenali Pemanfaatan AI
Melalui kegiatan tersebut, guru diperkenalkan pada berbagai peluang pemanfaatan AI dalam aktivitas pendidikan. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk mendukung proses persiapan maupun pelaksanaan pembelajaran.
Pemanfaatan AI diharapkan dapat membantu guru mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan efektif, dengan tetap menyesuaikan teknologi terhadap kebutuhan serta karakteristik peserta didik.
Penguatan kapasitas guru menjadi bagian penting dalam digitalisasi pendidikan. Kemendikdasmen juga menekankan bahwa transformasi pembelajaran berbasis teknologi perlu berjalan bersama peningkatan kompetensi pendidik agar perangkat dan teknologi yang tersedia dapat digunakan secara efektif.
Teknologi Jadi Pendukung Pembelajaran
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, kemampuan guru dalam memahami perangkat digital menjadi salah satu bagian dari pengembangan profesional pendidik.
AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam berbagai aktivitas pembelajaran, tetapi penggunaannya tetap memerlukan pertimbangan guru. Pendidik perlu memastikan informasi yang dihasilkan teknologi sesuai, relevan dengan tujuan pembelajaran, serta aman dan tepat bagi peserta didik.
Karena itu, kegiatan pelatihan dan workshop menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan pemahaman guru agar teknologi tidak sekadar digunakan, tetapi benar-benar mendukung proses belajar mengajar.
Dorong Transformasi Pendidikan di Surabaya
Kolaborasi Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Maspion IT melalui workshop tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan guru menghadapi perkembangan teknologi pendidikan.
Dengan semakin banyak guru yang memahami pemanfaatan AI, sekolah diharapkan dapat mengembangkan berbagai inovasi pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penguatan kompetensi pendidik juga menjadi bagian penting dalam agenda digitalisasi pembelajaran yang tengah didorong pemerintah. Kemendikdasmen menekankan bahwa penggunaan teknologi perlu disertai penguatan kapasitas guru agar pembelajaran dapat berlangsung lebih interaktif, inklusif, dan kontekstual.
Melalui peningkatan kompetensi dan kolaborasi berbagai pihak, transformasi pendidikan diharapkan terus berkembang sehingga teknologi dapat dimanfaatkan sebagai pendukung pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.








