idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, 23 August 2026
  • Beranda
  • Berita

    Passing Grade SKD PKN STAN 2026, Cek Nilai Ambang Batas dan Materinya

    Lulusan Terbaik FKN Unhan Afrizal Lanjut S3 di UGM dan S2 di UPN Jogja

    Seleksi Guru PNS 2027 Dibuka, Batas Usia 35 Tahun Jadi Kekhawatiran Guru PPPK

    Maba Unsoed Diduga Masuk Lewat Suap, Perlukah Dikeluarkan? Ini Kata DPR

    Nasib Maba Unsoed Usai Rektor Jadi Tersangka, Ini Penjelasan Kampus

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa DAAD ke Jerman Kini Longgarkan Syarat Bahasa, Sertifikat Bisa Berlaku 3 Tahun

    Beasiswa Pasti Pintar Kabupaten Bekasi 2026 Resmi Dibuka, Kuota 100 Mahasiswa D4-S1

    Semarak Hari Anak Nasional, Siswa SDK PENABUR Depok Bermain Permainan Tradisional Nusantara

    Semarak Hari Anak Nasional, Siswa SDK PENABUR Depok Bermain Permainan Tradisional Nusantara

    Beasiswa Maung Depok 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Bantuan hingga Rp6,35 Juta per Semester

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Menag Pastikan Skema Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Juga Berlaku bagi Guru Madrasah

    Karier Guru PPPK Makin Jelas, Pemerintah Siapkan Dua Skema Mulai 2027

    Guru PPPK Berpeluang Ikut Seleksi PNS Mulai 2027, Ini Pesan Mendikdasmen

    Status Guru Dialihkan Jadi ASN Pusat, PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi Penuh Waktu pada 2027

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

    UMY Buka Rekrutmen Dosen S1 2026, Ada 4 Jurusan yang Dibutuhkan

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Inspiratif! Anak Penjual Es Berhasil Jadi Lulusan Terbaik IPB University

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Rhenald Kasali Ingatkan Sarjana Hadapi Era AI: Jangan Berhenti Belajar

    Panjat Tebing Resmi Hadir di O2SN, Buka Peluang Talenta Muda Raih Prestasi

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Passing Grade SKD PKN STAN 2026, Cek Nilai Ambang Batas dan Materinya

    Lulusan Terbaik FKN Unhan Afrizal Lanjut S3 di UGM dan S2 di UPN Jogja

    Seleksi Guru PNS 2027 Dibuka, Batas Usia 35 Tahun Jadi Kekhawatiran Guru PPPK

    Maba Unsoed Diduga Masuk Lewat Suap, Perlukah Dikeluarkan? Ini Kata DPR

    Nasib Maba Unsoed Usai Rektor Jadi Tersangka, Ini Penjelasan Kampus

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa DAAD ke Jerman Kini Longgarkan Syarat Bahasa, Sertifikat Bisa Berlaku 3 Tahun

    Beasiswa Pasti Pintar Kabupaten Bekasi 2026 Resmi Dibuka, Kuota 100 Mahasiswa D4-S1

    Semarak Hari Anak Nasional, Siswa SDK PENABUR Depok Bermain Permainan Tradisional Nusantara

    Semarak Hari Anak Nasional, Siswa SDK PENABUR Depok Bermain Permainan Tradisional Nusantara

    Beasiswa Maung Depok 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Bantuan hingga Rp6,35 Juta per Semester

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Menag Pastikan Skema Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Juga Berlaku bagi Guru Madrasah

    Karier Guru PPPK Makin Jelas, Pemerintah Siapkan Dua Skema Mulai 2027

    Guru PPPK Berpeluang Ikut Seleksi PNS Mulai 2027, Ini Pesan Mendikdasmen

    Status Guru Dialihkan Jadi ASN Pusat, PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi Penuh Waktu pada 2027

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

    UMY Buka Rekrutmen Dosen S1 2026, Ada 4 Jurusan yang Dibutuhkan

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Inspiratif! Anak Penjual Es Berhasil Jadi Lulusan Terbaik IPB University

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Rhenald Kasali Ingatkan Sarjana Hadapi Era AI: Jangan Berhenti Belajar

    Panjat Tebing Resmi Hadir di O2SN, Buka Peluang Talenta Muda Raih Prestasi

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

750 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Pakar UMM Minta Karhutla Dicegah dari Awal

23 August 2026
in Berita
3 min read
245
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengancam sejumlah wilayah Indonesia di tengah musim kemarau. Kondisi ini terlihat di Kalimantan, yang dalam beberapa hari terakhir mencatat ratusan titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Secara kumulatif pada 17–19 Agustus 2026, terdeteksi 367 titik panas di Kalimantan Barat, 343 titik di Kalimantan Tengah, dan 40 titik di Kalimantan Selatan. Totalnya mencapai 750 hotspot. Selain Kalimantan, karhutla juga sebelumnya melanda kawasan Bromo dengan area terbakar mencapai sekitar 1.120 hektare.

Melihat kondisi tersebut, pakar kehutanan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr Tatag Muttaqin, S.Hut., M.Sc., IPM mendorong pemerintah memperkuat langkah pencegahan agar kebakaran tidak terus berulang setiap tahun.

Karhutla Banyak Dipengaruhi Aktivitas Manusia

Tatag mengatakan, karhutla di Indonesia memiliki pola yang cenderung berulang. Menurutnya, selain faktor alam, aktivitas manusia, baik disengaja maupun tidak disengaja, turut menjadi penyebab kebakaran.

Karena pola kejadian dapat dipetakan, pemerintah dinilai memiliki peluang besar untuk melakukan pencegahan secara lebih terukur dan tidak hanya bergerak ketika kebakaran sudah terjadi.

3 Langkah yang Perlu Diperkuat

Tatag menyebut ada tiga aspek utama yang perlu diperhatikan dalam upaya mencegah dan menangani karhutla, yaitu:

1. Perkuat Sumber Daya Manusia

Pemerintah perlu meningkatkan jumlah dan kapasitas personel yang bertugas di kawasan rawan kebakaran.

Petugas tidak hanya harus memiliki kemampuan memadamkan api, tetapi juga mampu melakukan pengawasan serta memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan mengenai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Menurut Tatag, semakin kuat kapasitas SDM di lapangan, semakin besar pula peluang pencegahan dilakukan sebelum api meluas.

2. Manfaatkan Teknologi untuk Peringatan Dini

Keterbatasan jumlah petugas di lapangan perlu diimbangi dengan pemanfaatan teknologi.

Sistem peringatan dini dapat membantu mendeteksi potensi titik api dengan lebih cepat. Teknologi juga dapat digunakan untuk pemetaan dan pemantauan wilayah rawan karhutla.

Data historis kejadian kebakaran juga penting dimanfaatkan untuk mengetahui wilayah yang memiliki risiko tinggi sehingga pemerintah dapat menyiapkan langkah mitigasi sebelum musim kebakaran tiba.

3. Libatkan Masyarakat

Pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan petugas pemadam. Masyarakat di sekitar kawasan hutan perlu dilibatkan secara aktif.

Edukasi mengenai bahaya pembakaran lahan dan pengawasan bersama dapat membantu mengurangi potensi kebakaran yang dipicu aktivitas manusia.

Dengan keterlibatan masyarakat, upaya pencegahan dapat dilakukan lebih dekat dengan lokasi yang memiliki risiko kebakaran.

Jangan Hanya Fokus pada Pemadaman

Tatag menekankan bahwa penanganan karhutla seharusnya tidak hanya berorientasi pada pemadaman ketika kebakaran sudah terjadi. Pencegahan harus menjadi bagian penting dari strategi pemerintah.

Penguatan SDM, pemanfaatan teknologi, dan keterlibatan masyarakat dapat menjadi kombinasi untuk membangun sistem pencegahan yang lebih efektif.

Pendekatan berbasis data juga diperlukan agar pemerintah tidak sekadar merespons kebakaran, tetapi mampu mengantisipasi wilayah dan kondisi yang berpotensi memicu karhutla.

Tags: berita Indonesia 2026berita pendidikanhotspot Kalimantankalimantan baratKalimantan Selatankalimantan tengahkarhutlakarhutla Kalimantankebakaran hutankebakaran hutan Indonesiakebakaran lahanlingkunganmitigasi karhutlamusim kemaraupencegahan karhutlapendidikanTatag Muttaqinteknologi peringatan diniUMMUniversitas Muhammadiyah Malang
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In