Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Elfonda Mekel atau Once, mendorong pemerintah menetapkan gaji minimum guru sebesar Rp15 juta per bulan sebagai langkah strategis memajukan pendidikan nasional. Usulan itu ia sampaikan di Jakarta pada Senin, 23 Februari 2026, dengan menekankan bahwa profesi guru harus ditempatkan sebagai pekerjaan yang terhormat dan dijamin kesejahteraannya. Menurut Once, tanpa dukungan finansial yang kuat, sulit berharap terjadi lompatan kualitas pendidikan di Indonesia.
“Menurut saya, minimum Rp15 juta. Itu juga untuk yang bekerja di daerah 3T, daerah terpencil, bahkan harus lebih banyak dari itu. Insentifnya harus lebih banyak, mungkin perumahan dan lain sebagainya,” ujar Once pada 23 Februari 2026. Ia menegaskan, guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar menghadapi tantangan jauh lebih berat dibandingkan guru di kota besar, mulai dari keterbatasan sarana prasarana, akses yang sulit, hingga minimnya fasilitas penunjang.
Once menilai, peningkatan gaji guru bukan hanya soal kesejahteraan individu, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Dengan penghasilan yang layak, ia meyakini profesi guru akan semakin diminati talenta terbaik sehingga kualitas pembelajaran di sekolah turut terdongkrak. “Hanya dengan memberikan gaji guru yang besar, cukup Rp15 juta, kita bisa berharap pendidikan kita akan maju,” kata Once.
Ia juga mendorong pemerintah menyiapkan paket kebijakan komprehensif, tidak hanya gaji pokok, tetapi juga insentif tambahan seperti tunjangan khusus dan fasilitas perumahan bagi guru di daerah terpencil. Menurutnya, guru yang bekerja di garis depan pendidikan layak memperoleh perlindungan dan kepastian kesejahteraan agar bisa fokus mengajar dan membina generasi muda. Usulan ini diharapkan menjadi bahan serius dalam penyusunan kebijakan anggaran pendidikan ke depan.




























