Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang berhenti sekolah hanya karena keterbatasan biaya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sejumlah program strategis, mulai dari bantuan langsung kepada siswa hingga peningkatan kesejahteraan guru.
Salah satu program utama adalah Program Indonesia Pintar (PIP). Melalui bantuan tunai ini, siswa dari keluarga kurang mampu memperoleh dukungan biaya untuk kebutuhan belajar seperti pembelian buku, alat tulis, seragam, transportasi, hingga biaya penunjang lainnya. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban orang tua sekaligus mencegah risiko putus sekolah.
Selain PIP, pemerintah juga menjalankan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM). Program beasiswa ini ditujukan bagi siswa dari Papua, wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), daerah perbatasan, serta anak-anak repatriasi. Melalui ADEM, para siswa mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah unggulan di berbagai daerah, lengkap dengan dukungan biaya pendidikan dan pembinaan.
Kemendikdasmen menilai, akses pendidikan yang setara tidak hanya soal ketersediaan sekolah, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk bertahan dan berkembang dalam sistem pendidikan. Oleh karena itu, intervensi dilakukan sejak dini agar hambatan ekonomi tidak menjadi penghalang meraih cita-cita.
Di sisi lain, peningkatan mutu pendidikan juga didorong melalui kebijakan penguatan kesejahteraan guru. Pemerintah menaikkan tunjangan dan insentif bagi guru non-ASN sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam proses pembelajaran. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi, profesionalisme, serta stabilitas tenaga pendidik, terutama di daerah yang masih kekurangan guru.
Kebijakan terpadu ini menunjukkan bahwa pemerataan pendidikan tidak bisa dilakukan secara parsial. Dukungan finansial bagi siswa perlu dibarengi dengan penguatan kualitas dan kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan di kelas.
Dengan sinergi antara PIP, ADEM, dan peningkatan kesejahteraan guru, Kemendikdasmen berupaya memperkuat fondasi pendidikan nasional. Harapannya, setiap anak—di kota besar maupun pelosok negeri—memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik tanpa terkendala persoalan biaya.





































