Menjelang pelaksanaan seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur UTBK SNBT 2026, data mengenai program studi dengan jumlah peminat paling sedikit di Universitas Airlangga mulai menjadi perhatian calon mahasiswa. Menariknya, salah satu program studi yang masuk dalam daftar jurusan dengan peminat relatif rendah adalah program studi Kedokteran.
Informasi ini cukup mengejutkan, mengingat jurusan kedokteran selama ini dikenal sebagai salah satu program studi paling diminati di berbagai perguruan tinggi. Namun pada seleksi tahun ini melalui jalur UTBK SNBT, terdapat sejumlah program studi di Unair yang tercatat memiliki jumlah pendaftar lebih sedikit dibanding jurusan lain.
Secara umum, jurusan yang tergolong sepi peminat sering kali memiliki peluang lebih besar bagi peserta seleksi karena tingkat persaingannya relatif lebih rendah. Meski demikian, para calon mahasiswa tetap diingatkan untuk memilih program studi yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan rencana karier di masa depan.
Selain faktor minat, jumlah peminat pada suatu jurusan juga bisa dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti persepsi tingkat kesulitan kuliah, prospek kerja, hingga informasi yang beredar di kalangan calon mahasiswa. Karena itu, pihak kampus terus mendorong siswa untuk mencari informasi yang lengkap sebelum menentukan pilihan program studi.
Bagi peserta seleksi UTBK SNBT 2026, memahami data peminat dan daya tampung program studi dapat menjadi strategi penting dalam menentukan pilihan kampus. Dengan mempertimbangkan peluang serta kesesuaian minat, calon mahasiswa diharapkan dapat menentukan jurusan yang tepat dan meningkatkan peluang lolos seleksi.


































