Upaya pembenahan sektor pendidikan di Magelang kini difokuskan pada perlindungan dan kesejahteraan guru sebagai fondasi utama. Pemerintah daerah menilai, kualitas pembelajaran tidak akan optimal tanpa jaminan rasa aman bagi tenaga pendidik.
Bupati menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis, di mana guru dapat mengajar dengan tenang, siswa belajar dengan senang, dan orang tua memiliki kepercayaan penuh terhadap sekolah. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, dibangun tiga pilar utama, yakni advokasi hukum bagi guru, sinkronisasi kebijakan pendidikan, serta kolaborasi lintas sektor. Langkah ini dilakukan bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai mitra strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan.
Melalui sinergi tersebut, Magelang mulai membangun sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga menjunjung tinggi keamanan, kenyamanan, dan integritas seluruh elemen pendidikan.














