Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Bertempat di SDN Borobudur 2, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti secara resmi meresmikan 74 satuan pendidikan penerima program revitalisasi pada 18 April 2026.
Program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan sekolah, tetapi juga menjadi simbol komitmen negara dalam memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan hak belajar di lingkungan yang layak, aman, dan nyaman. Revitalisasi ini diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif bagi siswa dan guru.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan berkualitas harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Dengan adanya program revitalisasi ini, pemerintah ingin menghadirkan ruang belajar terbaik bagi generasi penerus bangsa.
Sebanyak 74 satuan pendidikan yang menerima program ini tersebar di berbagai wilayah dan menjadi bagian dari upaya pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia. Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan secara menyeluruh.
Kehadiran program revitalisasi sekolah ini disambut positif oleh masyarakat dan pihak sekolah. Diharapkan, dengan fasilitas yang lebih baik, proses pembelajaran dapat berjalan lebih optimal dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.
Melalui program ini, Kemendikdasmen kembali menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya soal kurikulum, tetapi juga tentang menyediakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa secara maksimal.
















