Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menegaskan pentingnya peran strategis Guru Bimbingan Konseling (BK) dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan inklusif di satuan pendidikan.
Dalam sebuah workshop yang diikuti para Guru BK, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyampaikan bahwa guru BK memiliki tanggung jawab besar sebagai pihak yang pertama merespons berbagai persoalan yang dihadapi siswa, khususnya terkait kesehatan mental.
“Guru BK harus menjadi first responder kesehatan mental para siswa. Diperlukan kepekaan terhadap situasi agar dapat memberikan pendampingan yang tepat sebelum permasalahan berkembang lebih jauh,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, para Guru BK diharapkan dapat semakin meningkatkan kompetensi dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi masalah psikologis siswa. Selain itu, mereka juga didorong untuk mampu memberikan perlindungan dan pendampingan yang tepat guna mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Disdik DKI Jakarta dalam memperkuat peran tenaga pendidik, khususnya Guru BK, dalam menjaga kesehatan mental siswa di tengah berbagai tantangan pendidikan modern.
Dengan penguatan kapasitas ini, diharapkan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga ruang tumbuh yang mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta dukungan emosional bagi seluruh peserta didik.















