Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan komitmennya menjamin akses pendidikan tanpa celah praktik titip-menitip siswa di sekolah negeri. Ia menyampaikan hal ini usai penandatanganan komitmen bersama SPMB berintegritas di Ruang Akhlak Karimah, Senin, 4 Mei 2026.
Sachrudin menekankan, tidak boleh ada satu pun anak yang putus sekolah hanya karena terbatasnya kursi di sekolah negeri. Menurutnya, yang paling utama adalah setiap anak tetap memperoleh pendidikan yang bermutu, apa pun pilihan satuannya. “Yang paling penting, setiap anak harus tetap mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Tidak boleh ada yang putus sekolah,” tegasnya.
Ia mengakui kapasitas sekolah negeri masih belum mencukupi seluruh kebutuhan warga. Karena itu, ia mengimbau orang tua agar tidak memaksakan anaknya masuk sekolah negeri, apalagi dengan cara-cara yang menabrak aturan. “Jangan ada praktik titip-menitip atau intervensi dalam bentuk apa pun. Kita ingin proses ini berjalan adil dan berintegritas,” ujarnya.
Sebagai langkah solusi, Pemkot Tangerang sudah bermitra dengan puluhan sekolah swasta yang biaya pendidikannya digratiskan bagi masyarakat. Saat ini terdapat 63 SD dan 79 SMP swasta yang dapat dijadikan pilihan tanpa pungutan biaya.
Sachrudin menolak anggapan bahwa sekolah swasta adalah pilihan kelas dua. Ia menuturkan pengalamannya sendiri yang menempuh pendidikan di lembaga swasta hingga akhirnya dipercaya menjadi wali kota. “Saya sekolah di swasta, kuliah juga di swasta. Sambil kerja, pernah jadi satpam, nyopir angkot. Tapi bisa jadi wali kota. Artinya, bukan soal sekolahnya, tapi bagaimana kita berusaha,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada label sekolah favorit yang seolah menjadi jaminan masa depan anak. Banyak orang tua berlomba memasukkan anak ke sekolah negeri atau sekolah favorit, padahal yang lebih menentukan adalah kesungguhan belajar dan pendampingan keluarga. “Banyak yang berpikir harus masuk sekolah favorit supaya berhasil. Padahal itu bukan jaminan. Semua tergantung usaha dan bimbingan orang tua,” jelasnya.



