BEKASI – Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Barat terus memperkuat kapasitas guru Bimbingan dan Konseling (BK) melalui Diseminasi Program Peningkatan Kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling (PKG-BK) yang telah dilaksanakan di 10 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru BK agar mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling yang lebih profesional, adaptif, serta berorientasi pada kebutuhan peserta didik, baik dalam aspek akademik, sosial, maupun pembentukan karakter.
Kepala BBGTK Jabar Berikan Arahan kepada Guru BK
Salah satu kegiatan diseminasi berlangsung di SMP Negeri 1 Cikarang Barat dan dihadiri langsung oleh Kepala BBGTK Jawa Barat.
Dalam arahannya, Kepala BBGTK Jabar menekankan pentingnya menanamkan personal responsibility dan social responsibility sebagai landasan utama bagi guru BK dalam mendampingi peserta didik.
Menurutnya, guru BK memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Pembelajaran Dipandu Fasilitator Daerah
Kegiatan diseminasi difasilitasi oleh dua Fasilitator Daerah yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan 7 Jurus BK Hebat.
Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, peserta dibagi ke dalam dua kelas sehingga proses diskusi dan praktik dapat berlangsung lebih interaktif.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta juga mendapatkan pendampingan dari Widyaiswara BBGTK Jawa Barat, Drs. Haryana, M.Si., yang memberikan penguatan materi sekaligus membimbing peserta dalam memahami implementasi layanan bimbingan dan konseling.
Dorong Layanan BK yang Adaptif dan Berdampak
Melalui Program PKG-BK, BBGTK Jawa Barat berharap guru Bimbingan dan Konseling semakin siap menghadirkan layanan yang adaptif, kolaboratif, dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan peserta didik.
Program ini menjadi bagian dari komitmen BBGTK Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang mampu mengembangkan potensi akademik, sosial, dan karakter peserta didik secara optimal.








