Jakarta – Pakar Biologi Konservasi Universitas Indonesia (UI), Prof Jatna Suprijatna, akan menerima Sarwono Award 2026 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi panjangnya dalam penelitian, pengembangan, serta penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang konservasi.
Penganugerahan Sarwono Award 2026 dijadwalkan berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, di Auditorium Gedung BJ Habibie, Jakarta.
Sarwono Award merupakan penghargaan lifetime achievement yang diberikan kepada individu yang dinilai memiliki prestasi dan kontribusi luar biasa secara berkelanjutan dalam penelitian, pengembangan, dan penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki kepakaran yang konsisten dalam bidang yang digelutinya.
Kiprah Prof Jatna di Dunia Konservasi
Prof Jatna dikenal sebagai peneliti, pengamat, sekaligus aktivis lingkungan dan konservasi. Ia mengawali karier sebagai peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yang kini telah dilebur ke dalam BRIN, sebelum kemudian menjadi dosen dan profesor di UI.
Dalam perjalanan kariernya, Prof Jatna pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif hingga Wakil Presiden Conservation International Indonesia pada 1995–2010.
Pada 2010, ia mendirikan Research Center for Climate Change Universitas Indonesia (RCCC-UI) sebagai respons terhadap berkembangnya isu perubahan iklim. Sepuluh tahun kemudian, ia mendirikan SDG Hub di FMIPA UI untuk mendorong kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Di tingkat internasional, sejak 2019 Prof Jatna menjadi anggota Board of the National University of Singapore-Center for Nature-Based Climate Solutions serta Co-chair Southeast Asia Primate Specialist Group pada International Union for Conservation of Nature (IUCN).
Publikasikan Ratusan Karya Ilmiah
Kontribusi Prof Jatna juga terlihat dari produktivitas akademiknya. Ia telah menghasilkan lebih dari 240 artikel ilmiah di berbagai jurnal internasional bereputasi.
Karya-karyanya antara lain dipublikasikan di Science, Current Biology, Scientific Reports, Conservation Biology, hingga Global Ecology and Conservation. Selain artikel ilmiah, Prof Jatna juga telah menerbitkan 30 buku yang membahas lingkungan dan konservasi.
Ia juga dipercaya menjadi editor di sejumlah jurnal ilmiah internasional yang berkaitan dengan konservasi dan lingkungan, termasuk publikasi yang terkait dengan IUCN.
BRIN Gelar Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture
Penganugerahan Sarwono Award 2026 juga akan dirangkaikan dengan Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture 2026.
Dalam agenda tersebut, orasi ilmiah akan disampaikan oleh peneliti BRIN Gono Semiadi, yang telah menekuni penelitian satwa liar dan konservasi keanekaragaman hayati selama sekitar 40 tahun.
Penghargaan kepada Prof Jatna sekaligus menjadi pengakuan atas perjalanan panjang akademisi Indonesia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan memperkuat upaya konservasi keanekaragaman hayati.









