idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, 5 September 2026
  • Beranda
  • Berita

    Siswi SMP di Ende Jadi Korban Gempa Flores, Kakinya Patah Tertimpa Bangunan

    3 Minggu Pascagempa NTT, 171.476 Siswa Kembali Belajar, Mayoritas Masih di Sekolah Darurat

    Karhutla Kalimantan Bukan Hanya karena El Niño, Guru Besar UNAIR Ungkap Faktor Utamanya

    Biaya Kedokteran Telkom University 2026 Tembus Rp565 Juta? Ini Rinciannya

    Hadiah OSN 2026 Turun Drastis, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ungkap Penyebabnya

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Tim UNAIR Raih Best Team di Genera Z Berbakti 2026

    Penerima KIP Kuliah Unair Berhasil Lulus dan Langsung Raih Beasiswa S2

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Buka 2.500 Kuota, Dapat Dana Rp4 Juta

    KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka, Khusus Jalur Mandiri PTN dan PTS

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    50 Guru SMK Dikirim ke Jerman, LPDP Beri Biaya Hidup hingga Rp80 Juta

    Open Recruitment Tenaga Pendidik/Guru Yayasan Dharma Wanita Kota Surabaya

    Nasib Guru Honorer 2027 Mulai Terang, Pemerintah Siapkan 2 Opsi Pengangkatan ASN

    Pendaftaran Diklat Daring Calakan Batch 5 Dibuka, Catat Jadwal dan Cara Daftarnya

    Pendaftaran Diklat Daring Calakan Batch 5 Dibuka, Catat Jadwal dan Cara Daftarnya

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno
    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Kisah Retno Marsudi, Pendidikan Jadi Jalan hingga Berkarier sebagai Diplomat

    Inspiratif! Anak Petani dari Flores Sukses Jadi Penulis Buku

    Kulit Semangka Ternyata Bisa Dimakan, Tapi Ada Syaratnya Menurut UGM

    Kulit Semangka Ternyata Bisa Dimakan, Tapi Ada Syaratnya Menurut UGM

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Siswi SMP di Ende Jadi Korban Gempa Flores, Kakinya Patah Tertimpa Bangunan

    3 Minggu Pascagempa NTT, 171.476 Siswa Kembali Belajar, Mayoritas Masih di Sekolah Darurat

    Karhutla Kalimantan Bukan Hanya karena El Niño, Guru Besar UNAIR Ungkap Faktor Utamanya

    Biaya Kedokteran Telkom University 2026 Tembus Rp565 Juta? Ini Rinciannya

    Hadiah OSN 2026 Turun Drastis, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ungkap Penyebabnya

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Tim UNAIR Raih Best Team di Genera Z Berbakti 2026

    Penerima KIP Kuliah Unair Berhasil Lulus dan Langsung Raih Beasiswa S2

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Buka 2.500 Kuota, Dapat Dana Rp4 Juta

    KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka, Khusus Jalur Mandiri PTN dan PTS

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    50 Guru SMK Dikirim ke Jerman, LPDP Beri Biaya Hidup hingga Rp80 Juta

    Open Recruitment Tenaga Pendidik/Guru Yayasan Dharma Wanita Kota Surabaya

    Nasib Guru Honorer 2027 Mulai Terang, Pemerintah Siapkan 2 Opsi Pengangkatan ASN

    Pendaftaran Diklat Daring Calakan Batch 5 Dibuka, Catat Jadwal dan Cara Daftarnya

    Pendaftaran Diklat Daring Calakan Batch 5 Dibuka, Catat Jadwal dan Cara Daftarnya

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno
    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Kisah Retno Marsudi, Pendidikan Jadi Jalan hingga Berkarier sebagai Diplomat

    Inspiratif! Anak Petani dari Flores Sukses Jadi Penulis Buku

    Kulit Semangka Ternyata Bisa Dimakan, Tapi Ada Syaratnya Menurut UGM

    Kulit Semangka Ternyata Bisa Dimakan, Tapi Ada Syaratnya Menurut UGM

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

Puluhan Siswa di Klaten Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Ini Menu yang Disajikan

4 September 2026
in Berita
6 min read
241
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

KLATEN – Puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Srebegan dan MIM Cetan, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengalami sejumlah keluhan kesehatan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (3/9/2026).

Para siswa dilaporkan mengalami gejala berupa mual, pusing, muntah hingga sakit perut. Kejadian tersebut langsung mendapat penanganan dari petugas kesehatan dan menjadi perhatian karena kedua sekolah menerima makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama.

Data terbaru dari Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Klaten menyebut jumlah siswa yang mengalami gejala mencapai 64 orang. Sebanyak 21 siswa sempat mendapatkan pengobatan, sementara tidak ada siswa yang harus menjalani rawat inap.

Gejala Muncul Setelah Menyantap MBG

Kejadian pertama diketahui ketika pihak SPPG melaporkan adanya siswa yang mengalami gejala kepada Puskesmas Jambukulon sekitar pukul 10.00 WIB.

Petugas kemudian mendatangi MIM Srebegan dengan membawa ambulans. Pada awalnya, terdapat sekitar 15 siswa yang dilaporkan mengalami keluhan.

Sebanyak 14 siswa sempat dibawa ke puskesmas untuk menjalani observasi. Setelah kondisinya membaik, mereka diperbolehkan pulang.

Namun, setelah dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut di lingkungan sekolah, jumlah siswa yang mengalami gejala bertambah. Data awal kemudian mencatat 33 siswa di MIM Srebegan mengalami keluhan.

Keluhan yang muncul antara lain mual, muntah dan sakit perut. Petugas kesehatan juga melakukan pemantauan untuk melihat perkembangan kondisi para siswa.

27 Siswa MIM Cetan Ikut Mengalami Keluhan

Kejadian serupa juga terjadi di MIM Cetan.

Dari sekolah tersebut, sebanyak 27 siswa dilaporkan mengalami mual dan pusing setelah mengonsumsi makanan MBG.

Kepala MIM Cetan, Hariyanto, mengatakan sebagian besar siswa mendapatkan penanganan secara rawat jalan dan memperoleh obat dari puskesmas.

Satu siswa kelas 4 sempat dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya lemas. Siswa tersebut dilaporkan sudah sadar dan masih menjalani pemantauan medis.

Jika mengacu pada data awal dari kedua sekolah, terdapat sedikitnya 60 siswa yang mengalami gejala. Namun, pendataan terbaru BGN pada Jumat (4/9/2026) mencatat total siswa bergejala mencapai 64 orang.

Ini Menu MBG yang Disantap Siswa

Menu MBG yang dibagikan kepada para siswa pada hari kejadian terdiri dari:

  • Katsu filet ikan patin/dori
  • Balado tahu
  • Oseng-oseng wortel dan buncis
  • Buah semangka

Menu ikan kemudian menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian setelah sejumlah siswa mengeluhkan kondisi kesehatan.

Salah seorang siswi MIM Srebegan, Fiona, mengaku hanya mengonsumsi sekitar setengah porsi sebelum merasa mual dan pusing. Ia menyebut lauk yang disantap berupa ikan, tahu dan sayur. Menurut pengakuannya, ikan tersebut terasa agak amis.

Meski demikian, ikan tidak dapat langsung dinyatakan sebagai penyebab sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

Ikan Kemasan Jadi Salah Satu Dugaan

Pihak pengelola SPPG menyampaikan dugaan awal mengenai ikan yang digunakan dalam menu MBG.

Ketua Yayasan Sridaya Amanah Sejahtera, Bambang Sridaya, yang mengelola SPPG, mengatakan ikan dori yang digunakan pada hari tersebut dibeli dalam kondisi kemasan.

Menurutnya, bahan ikan tersebut berbeda dengan bahan yang biasanya digunakan. Ia juga menyebut terdapat bagian ikan yang terasa seperti basi ketika makanan telah disajikan.

Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan laboratorium. Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Klaten Yoga Angga Pratama menegaskan penyebab kejadian belum dapat dipastikan dan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel.

Semua Sampel Makanan Diperiksa

Untuk mengetahui penyebab kejadian, tim Dinas Kesehatan bersama petugas terkait mengambil berbagai sampel makanan.

Sampel yang diperiksa meliputi nasi, ikan dori tepung, sayuran wortel dan kacang panjang, serta tahu dengan bumbu saus.

Selain makanan, petugas juga mengambil sampel air untuk diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan ini diperlukan untuk mengetahui kemungkinan adanya kontaminasi yang menyebabkan munculnya keluhan pada siswa.

Dengan pemeriksaan menyeluruh, penyebab kejadian diharapkan dapat diketahui berdasarkan bukti laboratorium, bukan hanya dugaan terhadap salah satu jenis makanan.

Operasional SPPG Kurung Dihentikan Sementara

Perkembangan kasus tersebut membuat operasional SPPG Kurung, Kecamatan Ceper, dihentikan sementara.

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Klaten Yoga Angga Pratama mengatakan penghentian dilakukan setelah kejadian dan investigasi lapangan.

Penghentian operasional tersebut belum ditentukan sampai kapan. Pihak terkait masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar lima hingga tujuh hari.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian sekaligus memberikan kesempatan kepada tim terkait untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh proses penyediaan makanan.

Siswa Dipantau Selama 72 Jam

Selain pemeriksaan sampel makanan dan air, petugas kesehatan juga melakukan pemantauan terhadap kondisi para siswa.

Pemantauan dilakukan hingga 72 jam untuk mengantisipasi munculnya gejala lanjutan, seperti diare atau gangguan kesehatan lainnya.

Prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh siswa yang mengalami gejala mendapatkan penanganan dan kondisinya terus membaik.

Penyebab Keracunan Masih Menunggu Hasil Lab

Kasus ini belum dapat disebut sebagai keracunan akibat ikan dori secara pasti.

Ikan kemasan memang menjadi salah satu dugaan yang disampaikan pihak pengelola SPPG. Namun, penentuan penyebab harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Pemeriksaan juga penting untuk memastikan apakah gangguan kesehatan berkaitan dengan makanan, air, proses pengolahan, penyimpanan, maupun faktor lain.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh hasil pemeriksaan selesai.

Kesimpulan

Puluhan siswa MIM Srebegan dan MIM Cetan di Kecamatan Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing, muntah dan keluhan kesehatan lainnya setelah menyantap menu MBG pada Kamis (3/9/2026).

Data terbaru BGN Kabupaten Klaten mencatat 64 siswa mengalami gejala, dengan 21 siswa sempat mendapatkan pengobatan dan tidak ada yang menjalani rawat inap.

Menu yang disantap terdiri dari katsu filet ikan, balado tahu, oseng wortel dan buncis, serta buah semangka. Ikan dori kemasan menjadi salah satu dugaan yang mendapat perhatian, tetapi belum dapat dipastikan sebagai penyebab sebelum hasil laboratorium keluar.

Untuk sementara, operasional SPPG Kurung dihentikan. Sampel makanan dan air telah diperiksa untuk mencari sumber masalah, sementara kondisi siswa terus dipantau oleh petugas kesehatan.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya standar keamanan pangan, kualitas bahan baku, kebersihan proses pengolahan, serta pengawasan ketat dalam pelaksanaan program MBG agar makanan yang diterima siswa benar-benar aman dikonsumsi.

Tags: badan gizi nasionalBGNCeper KlatenDinas Kesehatan Klatenhasil laboratoriumikan doriikan patinKeamanan PanganKeracunan Makanankeracunan MBGkesehatan siswaKlatenmakan bergizi gratisMakanan SekolahMBGMIM CetanMIM Srebeganpendidikan Klatenprogram MBG 2026Puskesmas Jambukulonsiswa Klatensiswa mualsiswa muntahSPPG KlatenSPPG Kurung
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

Siswi SMP di Ende Jadi Korban Gempa Flores, Kakinya Patah Tertimpa Bangunan

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

Siswi SMP di Ende Jadi Korban Gempa Flores, Kakinya Patah Tertimpa Bangunan

5 September 2026

3 Minggu Pascagempa NTT, 171.476 Siswa Kembali Belajar, Mayoritas Masih di Sekolah Darurat

5 September 2026

Karhutla Kalimantan Bukan Hanya karena El Niño, Guru Besar UNAIR Ungkap Faktor Utamanya

5 September 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In