Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau orang tua siswa untuk menjemput anak mereka di sekolah pada Kamis (27/8/2026), menyusul adanya rencana aksi demonstrasi di sejumlah wilayah.
Imbauan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk memastikan keamanan dan keselamatan peserta didik ketika situasi di sekitar sekolah maupun jalur perjalanan berpotensi mengalami kepadatan atau gangguan akibat aktivitas massa.
Orang Tua Diminta Pastikan Anak Pulang Aman
Orang tua yang biasanya membiarkan anak pulang sendiri diimbau untuk menyesuaikan pola penjemputan pada hari tersebut.
Langkah ini terutama penting bagi siswa yang sekolahnya berada di kawasan yang berdekatan dengan jalur pergerakan massa atau titik yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas.
Sekolah juga diharapkan berkoordinasi dengan orang tua mengenai mekanisme kepulangan siswa sehingga proses penjemputan dapat berlangsung tertib dan aman.
Antisipasi Dampak Demonstrasi
Aksi demonstrasi dapat berdampak terhadap kondisi lalu lintas dan akses jalan di sejumlah kawasan. Karena itu, Pemkot Tangerang mengambil langkah preventif agar peserta didik tidak menghadapi risiko yang tidak diperlukan saat perjalanan pulang.
Imbauan tersebut bukan berarti seluruh sekolah harus diliburkan, melainkan sebagai langkah kewaspadaan untuk menjaga keamanan siswa di tengah situasi yang perlu diantisipasi.
Orang tua juga disarankan memantau informasi terbaru dari sekolah dan pemerintah daerah sebelum menjemput anak.
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas
Kebijakan antisipatif seperti ini penting untuk memastikan aktivitas pendidikan tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi keamanan di lingkungan sekitar.
Orang tua, sekolah, dan pemerintah daerah diharapkan dapat saling berkoordinasi agar proses belajar dan kepulangan siswa berlangsung aman.
Bagi orang tua di Kota Tangerang, pastikan mengikuti informasi resmi dari sekolah dan Pemkot Tangerang serta mengatur penjemputan anak sesuai arahan yang berlaku pada 27 Agustus 2026.











