BANDUNG – Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Barat terus memperkuat tata kelola organisasi melalui Workshop Penyusunan Konsep Manajemen Performa yang digelar di Bale Sawala pada Senin (20/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam merancang sistem manajemen performa yang lebih terukur, objektif, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan BBGTK Jawa Barat.
Rancang Sistem Manajemen Performa yang Terukur
Workshop secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Umum BBGTK Jawa Barat. Melalui kegiatan ini, peserta diajak menyusun konsep manajemen performa yang mampu mengukur kinerja pegawai secara lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Penyusunan sistem tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun budaya kerja yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi.
Hadirkan Praktik Baik dari PT KAI
Dalam workshop, peserta memperoleh materi mengenai implementasi performance management dari Anisa Yutrinanda, Plt. Vice President of Performance and Reward Management PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Pengalaman dan praktik yang diterapkan di PT KAI menjadi referensi bagi BBGTK Jawa Barat dalam menyusun konsep manajemen performa yang sesuai dengan kebutuhan organisasi sekaligus mendukung pengembangan kompetensi pegawai.
Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Pendidikan
Melalui kolaborasi, diskusi, dan berbagi praktik baik selama workshop, BBGTK Jawa Barat berharap dapat menghasilkan sistem manajemen performa yang efektif dan berkelanjutan.
Penerapan sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang profesional, meningkatkan akuntabilitas kinerja pegawai, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan kepada guru dan tenaga kependidikan di Jawa Barat.








