idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, 7 September 2026
  • Beranda
  • Berita

    Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Atas Abu Vulkanik? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Dentuman di Jawa Barat Disebut Terkait Anak Krakatau, Apa Itu Fenomena Acoustic Shadow Zone?

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Berbahaya? Ini Dampaknya bagi Paru-paru dan Mata

    Siswi SMP di Ende Jadi Korban Gempa Flores, Kakinya Patah Tertimpa Bangunan

    3 Minggu Pascagempa NTT, 171.476 Siswa Kembali Belajar, Mayoritas Masih di Sekolah Darurat

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Tim UNAIR Raih Best Team di Genera Z Berbakti 2026

    Penerima KIP Kuliah Unair Berhasil Lulus dan Langsung Raih Beasiswa S2

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Buka 2.500 Kuota, Dapat Dana Rp4 Juta

    KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka, Khusus Jalur Mandiri PTN dan PTS

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    50 Guru SMK Dikirim ke Jerman, LPDP Beri Biaya Hidup hingga Rp80 Juta

    Open Recruitment Tenaga Pendidik/Guru Yayasan Dharma Wanita Kota Surabaya

    Nasib Guru Honorer 2027 Mulai Terang, Pemerintah Siapkan 2 Opsi Pengangkatan ASN

    Pendaftaran Diklat Daring Calakan Batch 5 Dibuka, Catat Jadwal dan Cara Daftarnya

    Pendaftaran Diklat Daring Calakan Batch 5 Dibuka, Catat Jadwal dan Cara Daftarnya

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno
    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Kisah Retno Marsudi, Pendidikan Jadi Jalan hingga Berkarier sebagai Diplomat

    Inspiratif! Anak Petani dari Flores Sukses Jadi Penulis Buku

    Kulit Semangka Ternyata Bisa Dimakan, Tapi Ada Syaratnya Menurut UGM

    Kulit Semangka Ternyata Bisa Dimakan, Tapi Ada Syaratnya Menurut UGM

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Atas Abu Vulkanik? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Dentuman di Jawa Barat Disebut Terkait Anak Krakatau, Apa Itu Fenomena Acoustic Shadow Zone?

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Berbahaya? Ini Dampaknya bagi Paru-paru dan Mata

    Siswi SMP di Ende Jadi Korban Gempa Flores, Kakinya Patah Tertimpa Bangunan

    3 Minggu Pascagempa NTT, 171.476 Siswa Kembali Belajar, Mayoritas Masih di Sekolah Darurat

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Tim UNAIR Raih Best Team di Genera Z Berbakti 2026

    Penerima KIP Kuliah Unair Berhasil Lulus dan Langsung Raih Beasiswa S2

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Buka 2.500 Kuota, Dapat Dana Rp4 Juta

    KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka, Khusus Jalur Mandiri PTN dan PTS

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    50 Guru SMK Dikirim ke Jerman, LPDP Beri Biaya Hidup hingga Rp80 Juta

    Open Recruitment Tenaga Pendidik/Guru Yayasan Dharma Wanita Kota Surabaya

    Nasib Guru Honorer 2027 Mulai Terang, Pemerintah Siapkan 2 Opsi Pengangkatan ASN

    Pendaftaran Diklat Daring Calakan Batch 5 Dibuka, Catat Jadwal dan Cara Daftarnya

    Pendaftaran Diklat Daring Calakan Batch 5 Dibuka, Catat Jadwal dan Cara Daftarnya

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno
    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Kisah Retno Marsudi, Pendidikan Jadi Jalan hingga Berkarier sebagai Diplomat

    Inspiratif! Anak Petani dari Flores Sukses Jadi Penulis Buku

    Kulit Semangka Ternyata Bisa Dimakan, Tapi Ada Syaratnya Menurut UGM

    Kulit Semangka Ternyata Bisa Dimakan, Tapi Ada Syaratnya Menurut UGM

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

Dentuman di Jawa Barat Disebut Terkait Anak Krakatau, Apa Itu Fenomena Acoustic Shadow Zone?

7 September 2026
in Berita
7 min read
238
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Suara dentuman misterius yang terdengar di sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Raya, Sumedang, Purwakarta, Cianjur hingga Majalengka, membuat banyak warga bertanya-tanya. Bahkan, sebagian warga mengaku kaca dan pintu rumah ikut bergetar pada malam 4–5 September 2026.

Setelah dilakukan analisis, Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan dentuman tersebut sangat kuat kaitannya dengan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Fenomena ini didukung oleh kesesuaian waktu erupsi dan sinyal yang terekam di stasiun pemantauan di Jawa Barat. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search8”]}/>

Lalu, mengapa suara dari gunung api yang berjarak ratusan kilometer justru terdengar jelas di Bandung? Jawabannya berkaitan dengan fenomena atmosfer yang disebut acoustic shadow zone atau zona bayangan suara. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search2”]}/>

Dentuman Misterius Hebohkan Warga Jawa Barat

Pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, media sosial dipenuhi laporan warga yang mendengar suara dentuman berulang.

Beberapa warga menggambarkan bunyinya seperti ledakan, gemuruh, atau pukulan keras dari kejauhan. Tidak sedikit yang mengira suara tersebut berasal dari gempa bumi, petir, bahkan fenomena lain di atmosfer.

Namun, BMKG memastikan tidak ada aktivitas gempa bumi maupun petir yang cukup signifikan di wilayah Bandung Raya pada waktu tersebut. Analisis kegempaan dan kondisi atmosfer lokal tidak menunjukkan penyebab dari wilayah Bandung sendiri. <Cite refs={[“turn0search0”]}/>

Badan Geologi: Dentuman Berasal dari Gelombang Akustik Anak Krakatau

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menjelaskan bahwa suara dentuman dan getaran pada kaca maupun pintu yang dilaporkan warga berkaitan dengan gelombang akustik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Menurut Badan Geologi, waktu terjadinya dentuman di Jawa Barat sesuai dengan aktivitas erupsi Anak Krakatau yang berlangsung terus-menerus pada 4–5 September 2026. Data pemantauan dari stasiun geofisika di Jawa Barat juga mendukung dugaan tersebut. <Cite refs={[“turn0search8″,”turn0search0”]}/>

Artinya, fenomena ini bukan sekadar dugaan berdasarkan cerita warga, tetapi didukung oleh hasil pemantauan ilmiah.

Apa Itu Acoustic Shadow Zone?

Fenomena yang banyak dibahas pakar adalah acoustic shadow zone atau zona bayangan suara.

Pakar Vulkanologi dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB, Dr. Mirzam Abdurrachman, menjelaskan bahwa suara tidak selalu merambat lurus dari sumber menuju pendengar. Jalur rambat suara dipengaruhi kondisi atmosfer. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search2”]}/>

Secara sederhana:

  • Perubahan suhu udara pada berbagai lapisan atmosfer.
  • Arah dan kecepatan angin di ketinggian tertentu.
  • Perbedaan kepadatan udara.

Ketiga faktor tersebut dapat membelokkan gelombang suara ke atas sebelum kembali turun ke permukaan bumi.

Akibatnya terbentuk wilayah yang disebut zona bayangan suara.

Kenapa Wilayah Dekat Justru Tidak Mendengar?

Inilah bagian yang paling menarik.

Secara logika, masyarakat di wilayah yang lebih dekat dengan Anak Krakatau seharusnya mendengar dentuman lebih keras.

Namun pada fenomena acoustic shadow zone, justru bisa terjadi sebaliknya.

Gelombang suara dibelokkan ke lapisan atmosfer sehingga melewati wilayah dekat permukaan. Daerah yang dekat dengan sumber suara bisa berada dalam “bayangan” sehingga suara terdengar sangat lemah atau bahkan tidak terdengar sama sekali. <Cite refs={[“turn0search2″,”turn0search0”]}/>

Lalu Mengapa Bandung Bisa Mendengar?

Bandung berada sekitar ratusan kilometer dari Gunung Anak Krakatau.

Menurut Dr. Mirzam, gelombang suara yang bergerak di atas zona bayangan dapat mengalami:

  • Scattering (penyebaran) akibat turbulensi atmosfer.
  • Difraksi, yaitu pembelokan gelombang suara ketika melewati lapisan atmosfer atau penghalang tertentu.

Sebagian energi suara kemudian kembali mencapai permukaan di wilayah yang lebih jauh, termasuk kawasan pegunungan Jawa Barat seperti Bandung Raya. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search2”]}/>

Karena itu, lokasi yang lebih jauh tidak selalu berarti suara menjadi lebih lemah.

Ilustrasi Sederhana Acoustic Shadow Zone

Bayangkan suara berasal dari Gunung Anak Krakatau.

Pada ilustrasi tersebut:

  • Gelombang suara naik ke atmosfer.
  • Wilayah dekat berada dalam zona bayangan.
  • Energi suara turun kembali di lokasi yang lebih jauh.

Fenomena Ini Pernah Terjadi Sebelumnya

Menurut Badan Geologi, perambatan suara hingga ratusan kilometer bukan hal baru.

Indonesia pernah mengalami fenomena serupa saat erupsi eksplosif Gunung Kelud tahun 2014, ketika suara letusan terdengar hingga wilayah yang sangat jauh dari gunung. <Cite refs={[“turn0search5”]}/>

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa gelombang akustik dari letusan gunung api bisa merambat sangat jauh jika kondisi atmosfer mendukung.

Mengapa Kaca dan Pintu Bisa Bergetar?

Sebagian warga melaporkan bukan hanya mendengar suara, tetapi juga merasakan kaca dan pintu rumah bergetar.

Hal ini dapat terjadi karena erupsi menghasilkan gelombang tekanan udara berfrekuensi rendah atau gelombang akustik yang membawa energi cukup besar.

Ketika gelombang tersebut mencapai permukaan, benda-benda seperti kaca, pintu, atau jendela dapat ikut bergetar meski tidak terjadi gempa bumi. <Cite refs={[“turn0search8″,”turn0search5”]}/>

BMKG Pastikan Bukan Gempa Bumi

Sebelum ada penjelasan dari Badan Geologi, BMKG lebih dulu melakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan penyebab dentuman.

BMKG memastikan:

  • Tidak ada aktivitas gempa di Bandung dan sekitarnya pada waktu dentuman.
  • Aktivitas petir di Bandung Raya juga tergolong rendah dan tidak signifikan.

Karena itu, sumber suara tidak berasal dari gempa maupun cuaca lokal. <Cite refs={[“turn0search0”]}/>

Apakah Semua Dentuman Pasti Berasal dari Anak Krakatau?

Dr. Mirzam menegaskan bahwa secara ilmiah hubungan dentuman dengan Anak Krakatau perlu didukung data.

Namun, setelah dilakukan analisis lebih lanjut, Badan Geologi menyatakan kesesuaian waktu erupsi, data pemantauan, dan sinyal akustik memberikan bukti kuat bahwa dentuman tersebut berkaitan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search8”]}/>

Meski demikian, faktor lain seperti topografi, morfologi wilayah, dan kondisi atmosfer tetap memengaruhi bagaimana suara merambat.

Erupsi Anak Krakatau Memang Sangat Kuat

Gunung Anak Krakatau mengalami fase erupsi besar pada 4–6 September 2026.

Kolom abu mencapai puluhan ribu kaki dan abu vulkanik menyebar ke wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Sumatra. Aktivitas tersebut bahkan menyebabkan penutupan sementara delapan bandara dan gangguan lebih dari 1.500 penerbangan. <Cite refs={[“turn0news12″,”turn0news13”]}/>

Besarnya energi letusan inilah yang menghasilkan gelombang akustik yang dapat merambat sangat jauh.

Fenomena Ini Jadi Pelajaran Literasi Kebencanaan

Pakar ITB menyebut fenomena dentuman di Jawa Barat menjadi contoh penting bahwa tidak semua fenomena alam bisa dijelaskan hanya berdasarkan apa yang kita dengar atau rasakan.

Diperlukan data pemantauan, analisis atmosfer, dan kajian ilmiah untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya literasi kebencanaan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh spekulasi ketika muncul fenomena alam yang tidak biasa. <Cite refs={[“turn0search0″,”turn0search2”]}/>

Kesimpulan

Suara dentuman yang terdengar di Bandung dan sejumlah wilayah Jawa Barat pada 4–5 September 2026 kini dinyatakan berkaitan kuat dengan gelombang akustik erupsi Gunung Anak Krakatau. Analisis Badan Geologi menunjukkan waktu dentuman sesuai dengan aktivitas erupsi dan sinyal pemantauan di Jawa Barat. <Cite refs={[“turn0search8″,”turn0search0”]}/>

Fenomena tersebut dijelaskan melalui acoustic shadow zone, yaitu kondisi atmosfer yang membuat gelombang suara dibelokkan ke atas sehingga wilayah yang dekat dengan sumber justru berada dalam zona bayangan, sementara suara kembali terdengar di daerah yang lebih jauh seperti Bandung Raya. <Cite refs={[“turn0search2″,”turn0search0”]}/>

Peristiwa ini menunjukkan bahwa atmosfer dapat memengaruhi rambatan suara secara kompleks. Karena itu, suara dentuman yang terdengar sangat jauh bukan berarti sumbernya berada di sekitar pendengar, melainkan bisa berasal dari letusan gunung api ratusan kilometer jauhnya ketika kondisi atmosfer mendukung.

J

Tags: acoustic shadow zoneAnak KrakatauBadan GeologibandungBMKGdentuman Jawa Baraterupsi Anak Krakatau 2026fenomena atmosfergelombang akustikgunung api IndonesiaITBjawa baratliterasi kebencanaanMirzam Abdurrachmansuara dentumanzona bayangan suara
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Atas Abu Vulkanik? Ini Penjelasan Ilmiahnya

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Atas Abu Vulkanik? Ini Penjelasan Ilmiahnya

7 September 2026

Dentuman di Jawa Barat Disebut Terkait Anak Krakatau, Apa Itu Fenomena Acoustic Shadow Zone?

7 September 2026

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berbahaya? Ini Dampaknya bagi Paru-paru dan Mata

7 September 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In