Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra Kawendra Lukistian menerima audiensi Pengurus Pusat Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia-PGRI (PP IGTKI-PGRI) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, PP IGTKI-PGRI yang menaungi sekitar 350 ribu guru TK di Indonesia—yang sebagian besar merupakan guru swasta berstatus honorer—menyampaikan berbagai aspirasi terkait kesejahteraan, peningkatan kompetensi, hingga penguatan profesi guru TK.
Salah satu harapan yang disampaikan adalah:
“Harapan kami, guru TK dapat diangkat menjadi PPPK dan mendapatkan pemerataan program inpassing,” ujar Eka.
Selain itu, PP IGTKI-PGRI juga mendukung program wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari jenjang taman kanak-kanak. Mereka mendorong perluasan pelatihan bagi guru di daerah, peningkatan kompetensi dalam mendidik anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif, digitalisasi dan revitalisasi sekolah, hingga dukungan terhadap Pekan Olahraga dan Seni yang akan diikuti sekitar 4.000 guru TK dari seluruh Indonesia.
Menutup audiensi, Ketua Umum PP IGTKI-PGRI, Eka Putri Handayani, berharap aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti.
“Banyak aspirasi guru taman kanak-kanak seluruh Indonesia yang kami sampaikan. Mudah-mudahan pertemuan ini bermanfaat bagi guru dan pendidikan taman kanak-kanak,” kata Eka.
Audiensi ini menjadi sinyal bahwa penguatan PAUD mulai mendapat perhatian lebih dalam agenda pendidikan nasional. Harapannya, perhatian tersebut tidak berhenti pada diskusi, tetapi diwujudkan melalui kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan guru serta kualitas layanan PAUD di seluruh Indonesia.









