Jakarta – Pemerintah memastikan sekolah yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mendapatkan penanganan dan revitalisasi agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan aman.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga menyalurkan bantuan sebesar Rp860 juta untuk mendukung penanganan sekolah yang terdampak bencana.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan kebutuhan pendidikan tetap terpenuhi di tengah proses pemulihan pascagempa.
Sekolah Rusak Akan Direvitalisasi
Gempa yang mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya berdampak pada sejumlah satuan pendidikan. Kerusakan sekolah menjadi perhatian karena fasilitas pendidikan merupakan bagian penting dalam pemulihan kehidupan masyarakat setelah bencana.
Pemerintah melakukan pendataan kondisi sekolah untuk menentukan penanganan berdasarkan tingkat kerusakannya. Sekolah yang mengalami kerusakan membutuhkan perbaikan hingga pembangunan kembali agar siswa dan guru dapat kembali belajar dan mengajar dalam kondisi yang aman.
Revitalisasi tidak hanya menyangkut bangunan fisik, tetapi juga pemulihan fasilitas pendukung pembelajaran yang terdampak bencana.
Bantuan Rp860 Juta untuk Sekolah Terdampak
Kemendikdasmen menyiapkan Rp860 juta sebagai dukungan bagi sekolah terdampak gempa di NTT. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan layanan pendidikan di wilayah bencana.
Penanganan sekolah juga dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. Sekolah yang masih memungkinkan digunakan dapat mendapatkan perbaikan, sedangkan bangunan yang mengalami kerusakan berat membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Belajar Harus Tetap Berjalan
Selain memperbaiki sarana dan prasarana, pemerintah juga berupaya memastikan proses pembelajaran tidak terhenti terlalu lama akibat bencana.
Ketika bangunan sekolah belum dapat digunakan, pembelajaran dapat dilakukan melalui alternatif yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan, termasuk pemanfaatan ruang atau lokasi yang lebih aman.
Langkah tersebut penting agar siswa tetap mendapatkan hak pendidikan meskipun berada dalam situasi pascabencana.
Pemulihan Pendidikan Jadi Bagian dari Penanganan Bencana
Revitalisasi sekolah menjadi bagian penting dalam pemulihan masyarakat NTT. Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk kembali menjalani aktivitas secara normal setelah mengalami situasi bencana.
Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, guru, orang tua, dan masyarakat, pemulihan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat.
Pendidikan harus tetap berjalan, sementara keselamatan siswa dan guru menjadi prioritas utama dalam setiap tahap pemulihan.









