idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, 22 October 2026
  • Beranda
  • Berita

    Lowongan Kepala Subbagian TU 4 SMA Unggul Garuda Dibuka, Cek Syarat dan Link Daftar

    10 Prodi Paling Diminati di SNBP 2026, Bisa Jadi Acuan Memilih Jurusan Kuliah 2027

    Pendaftaran PPG Daljab Guru Madrasah 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

    Kehujanan sampai Basah Kuyup Bisa Bikin Sakit? Ini Penjelasan Pakar IPB

    AI Bisa Gantikan Sejarawan? Dosen UI Jelaskan Pentingnya Interpretasi Sumber Sejarah

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa Garuda 2027 Segera Dibuka, IQ Minimal 120 Jadi Salah Satu Syarat Utama

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Ini Syarat Indeks Prestasi bagi Mahasiswa

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Mulai 2027, Pemerintah Siapkan Pengalihan 242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

    2.000 Guru PAUD Indramayu Tuntut Insentif Rp 3,1 Miliar Segera Cair, Siap Gelar Aksi Damai

    Guru Honorer di Banjarmasin Meninggal Setelah Asma Kambuh, Sekolah Kembali Terapkan PJJ

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

    8 Siswa SMPN 18 Malang Korban Dugaan Penamparan Dapat Pendampingan Psikologis

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Kisah Haifa, Lulusan UNJ yang Dapat Pekerjaan Sebelum Wisuda Berkat Pengalaman Magang

    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Dua Guru BK As-Shofa Pekanbaru Masuk Top 10 Changemaker Mentari National Awards 2026

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Lowongan Kepala Subbagian TU 4 SMA Unggul Garuda Dibuka, Cek Syarat dan Link Daftar

    10 Prodi Paling Diminati di SNBP 2026, Bisa Jadi Acuan Memilih Jurusan Kuliah 2027

    Pendaftaran PPG Daljab Guru Madrasah 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

    Kehujanan sampai Basah Kuyup Bisa Bikin Sakit? Ini Penjelasan Pakar IPB

    AI Bisa Gantikan Sejarawan? Dosen UI Jelaskan Pentingnya Interpretasi Sumber Sejarah

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Beasiswa Garuda 2027 Segera Dibuka, IQ Minimal 120 Jadi Salah Satu Syarat Utama

    20 Siswa dan Alumni SMK Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026

    Siswa Terduga Pelaku Bullying di Penabur Dikeluarkan, Pengawalan Tentara Jadi Sorotan

    anen Raya di SDN Cengkareng Barat 13, Siswa Belajar dari Kebun hingga Kolam Ikan

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Syarat IP KJMU Tahap II 2026, Ini Minimal Nilai untuk Mahasiswa PTN dan PTS

    KJP Plus Tahap II 2026 Gelombang I Cair, Ini Besaran Dana dan Ketentuannya

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Ini Syarat Indeks Prestasi bagi Mahasiswa

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Mulai 2027, Pemerintah Siapkan Pengalihan 242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

    2.000 Guru PAUD Indramayu Tuntut Insentif Rp 3,1 Miliar Segera Cair, Siap Gelar Aksi Damai

    Guru Honorer di Banjarmasin Meninggal Setelah Asma Kambuh, Sekolah Kembali Terapkan PJJ

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    3 Pelanggaran TKA 2026 yang Sering Tak Disadari Siswa, Apa Saja?

    Penerimaan Murid SMA Unggul Garuda 2027 Makin Dekat, Simak Persiapannya

    Polisi Periksa 8 Siswa Diduga Korban Penamparan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang

    8 Siswa SMPN 18 Malang Korban Dugaan Penamparan Dapat Pendampingan Psikologis

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    Pelatihan Teknis Guru Pamong dan Dosen PPG Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

    Pendataan KJMU Tahap II 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 6 Oktober

    Pengumuman PPG Calon Guru 2026: Hasil Wawancara Sudah Bisa Dicek di SIMPKB

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Kisah Haifa, Lulusan UNJ yang Dapat Pekerjaan Sebelum Wisuda Berkat Pengalaman Magang

    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    NASA Ungkap Bumi Menghadapi Krisis Air, Cadangan Air Tawar Global Turun Drastis

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Potret Flora dan Fauna Tanjung Puting yang Terancam Kebakaran, Habitat Orangutan Jadi Sorotan

    Dua Guru BK As-Shofa Pekanbaru Masuk Top 10 Changemaker Mentari National Awards 2026

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

5 September 2026
in Berita
7 min read
253
0
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

KUDUS – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat kompetensi guru agar mampu menerapkan pembelajaran Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika (STEM) dengan cara yang mudah, sederhana, dan dekat dengan kehidupan peserta didik.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang mampu menumbuhkan pola pikir kritis dan inovatif sejak dini. Kemendikdasmen mendorong agar STEM tidak dipandang sebagai pembelajaran yang membutuhkan laboratorium canggih atau peralatan mahal.

Melalui prinsip 5M, yakni Mudah, Murah, Menggembirakan, Mindful, dan Meaningful, pembelajaran STEM diharapkan dapat diterapkan di berbagai sekolah dan jenjang pendidikan.

STEM Bisa Dimulai dari Lingkungan Sekitar

Penerapan STEM dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar anak.

Lingkungan sekolah maupun rumah dapat menjadi sumber belajar. Fenomena seperti katak di sawah, belalang yang melompat, semut yang berjalan beriringan, hingga kupu-kupu dapat digunakan sebagai pintu masuk untuk mengenalkan konsep sains.

Dengan pendekatan tersebut, pembelajaran tidak harus selalu bergantung pada fasilitas laboratorium atau perangkat teknologi berbiaya tinggi.

Justru, rasa ingin tahu anak dan lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan untuk mengajak mereka mengamati, bertanya, mencoba, menemukan solusi, serta menghasilkan sesuatu.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Kemendikdasmen untuk membuat STEM lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.

Mengenal Prinsip 5M dalam Pembelajaran STEM

Konsep STEM yang dikembangkan Kemendikdasmen mengedepankan lima prinsip utama.

Pertama, Mudah. Pembelajaran STEM dirancang agar dapat diterapkan dengan cara yang sederhana dan tidak rumit.

Kedua, Murah. Guru dapat memanfaatkan berbagai bahan dan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar sehingga penerapan STEM tidak harus membutuhkan biaya besar.

Ketiga, Menggembirakan. Proses belajar dirancang agar anak merasa tertarik dan menikmati kegiatan pembelajaran.

Keempat, Mindful. Pembelajaran mendorong kesadaran dan perhatian peserta didik terhadap proses belajar yang sedang dilakukan.

Kelima, Meaningful. Materi pembelajaran dihubungkan dengan kehidupan nyata sehingga peserta didik memahami manfaat dari apa yang mereka pelajari.

Kelima prinsip tersebut diharapkan membuat STEM dapat diterapkan secara lebih luas oleh guru di berbagai kondisi sekolah.

Kompetensi Guru Jadi Kunci

Kemendikdasmen menilai penerapan program STEM di sekolah harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi guru.

Guru tidak hanya membutuhkan pemahaman mengenai konsep STEM, tetapi juga kemampuan merancang pengalaman belajar yang relevan, inspiratif, dan berdampak bagi murid.

Karena itu, penguatan kompetensi menjadi bagian penting dalam program STEM. Pembelajaran STEM juga diarahkan agar selaras dengan prinsip Pembelajaran Mendalam.

Dengan kemampuan tersebut, guru diharapkan mampu mengubah persoalan yang ada di sekitar peserta didik menjadi bahan pembelajaran.

3.272 Guru Jadi Sasaran Pengimbasan

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen Nunuk Suryani menyampaikan bahwa penguatan STEM dilakukan melalui berbagai program prioritas.

Salah satu upayanya adalah menargetkan 3.272 guru sebagai sasaran pengimbasan yang dilakukan oleh fasilitator daerah.

Skema pengimbasan ini diharapkan dapat memperluas penerapan pembelajaran STEM. Guru yang telah mendapatkan pembekalan dapat berbagi pengetahuan dan praktik baik kepada pendidik lainnya.

Dengan demikian, penguatan kompetensi tidak berhenti pada peserta pelatihan, tetapi dapat menyebar ke lebih banyak sekolah.

Kemendikdasmen Bentuk 155 Fasilitator Nasional

Untuk mendukung pelaksanaan program, Kemendikdasmen telah membentuk 155 Fasilitator Nasional.

Para fasilitator tersebut mengikuti pelatihan melalui kemitraan dengan sejumlah institusi, antara lain Monash University, SEAQIS, dan Korea National University of Education.

Program peningkatan kompetensi mencakup pelatihan teknis, micro-credential, serta lokakarya lintas jenjang.

Model tersebut dirancang agar guru memiliki bekal yang lebih kuat untuk menerapkan STEM sekaligus membagikan praktik baik kepada pendidik lain.

STEM Tidak Harus Rumit dan Mahal

Salah satu pesan penting dari program ini adalah mengubah cara pandang terhadap pembelajaran STEM.

STEM tidak harus identik dengan robot, komputer canggih, laboratorium lengkap, atau peralatan berteknologi tinggi.

Pembelajaran dapat dimulai dari persoalan nyata yang ditemukan anak dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, lingkungan sekitar dapat menjadi objek pengamatan. Dari sana, guru dapat mengajak murid mengajukan pertanyaan, melakukan percobaan sederhana, mengukur hasil, mencari solusi, kemudian membuat sebuah karya.

Dengan pendekatan tersebut, STEM menjadi proses berpikir dan memecahkan masalah, bukan sekadar mempelajari istilah atau rumus.

Anak Diajak Berpikir Lewat Masalah Nyata

Kemendikdasmen menekankan bahwa pendekatan STEM diarahkan agar anak belajar melalui masalah nyata.

Peserta didik tidak hanya menghafalkan rumus tanpa memahami kegunaannya. Mereka diajak mengetahui mengapa suatu konsep dipelajari dan bagaimana konsep tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan.

Pendekatan ini dapat membantu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, serta kemampuan menghasilkan gagasan baru.

Karena itu, slogan yang diusung dalam program STEM adalah “Berani Mencoba, Kreatif Mencipta.”

Kearifan Lokal Bisa Menjadi Sumber Belajar

Penerapan STEM juga didorong agar dekat dengan kearifan lokal.

Setiap daerah memiliki lingkungan, budaya, sumber daya, dan persoalan yang berbeda. Hal tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran yang relevan bagi peserta didik.

Menurut Nunuk Suryani, implementasi STEM yang terarah dengan prinsip 5M dan erat dengan kearifan lokal diharapkan dapat menjadi pengungkit mutu pembelajaran sekaligus mempersiapkan Generasi Emas menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan demikian, STEM tidak harus menggunakan contoh yang jauh dari kehidupan anak. Justru persoalan yang mereka temui sehari-hari dapat menjadi titik awal pembelajaran.

Pemda Didorong Ikut Memperkuat STEM

Keberhasilan program STEM juga membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam ekosistem pendidikan.

Kemendikdasmen menekankan pentingnya partisipasi berbagai pihak, termasuk kepala daerah, dinas pendidikan, serta mitra pembangunan.

Di Kabupaten Kudus, pemerintah daerah menyatakan akan mengimplementasikan program secara bertahap di berbagai jenjang. Salah satu opsi yang disiapkan adalah melakukan piloting di satu atau dua sekolah sebelum diperluas.

Sementara itu, Kabupaten Jepara menyatakan dukungan melalui komunitas belajar guru. Melalui komunitas tersebut, praktik STEM diharapkan dapat diimbaskan kepada lebih banyak guru.

Komunitas Belajar Jadi Penggerak

Komunitas belajar dapat menjadi salah satu jalur penting dalam memperluas penerapan STEM.

Guru dapat bertukar pengalaman mengenai cara merancang kegiatan STEM, bahan sederhana yang dapat digunakan, maupun metode untuk menghubungkan materi pelajaran dengan persoalan nyata.

Dengan adanya kolaborasi, guru tidak harus menemukan semua model pembelajaran seorang diri.

Praktik baik dari satu sekolah dapat dibagikan kepada sekolah lain dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Guru Didorong Terus Belajar

Program STEM juga menjadi pengingat bahwa kompetensi guru perlu terus dikembangkan mengikuti perubahan kebutuhan pendidikan.

Guru perlu memiliki ruang untuk belajar, mencoba pendekatan baru, melakukan refleksi, dan berbagi pengalaman dengan sesama pendidik.

Guru yang hadir dalam peluncuran program STEM juga menyampaikan pentingnya terus meningkatkan kemampuan dan saling menginspirasi dalam praktik mengajar.

Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari budaya belajar berkelanjutan di kalangan pendidik.

Kesimpulan

Kemendikdasmen terus memperkuat kompetensi guru untuk menerapkan pembelajaran STEM yang mudah, murah, menggembirakan, mindful, dan meaningful.

Program ini diarahkan untuk mengubah cara pandang bahwa pembelajaran STEM harus menggunakan fasilitas mahal atau teknologi canggih. Sebaliknya, proses belajar dapat dimulai dari lingkungan sekitar dan persoalan nyata yang dekat dengan kehidupan peserta didik.

Kemendikdasmen telah membentuk 155 Fasilitator Nasional dan menargetkan 3.272 guru sebagai sasaran pengimbasan oleh fasilitator daerah. Program peningkatan kompetensi juga dilakukan melalui pelatihan teknis, micro-credential, dan lokakarya lintas jenjang dengan melibatkan sejumlah mitra pendidikan internasional.

Dukungan pemerintah daerah dan komunitas belajar guru menjadi bagian penting untuk memperluas implementasi STEM di sekolah.

Dengan pendekatan “Berani Mencoba, Kreatif Mencipta”, STEM diharapkan tidak menjadi pembelajaran yang rumit, tetapi menjadi pengalaman belajar yang membantu anak berpikir kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah dalam kehidupan nyata.

Tags: 155 fasilitator nasional3272 guruberpikir kritisFasilitator Nasionalgenerasi emasguruindonesia emas 2045Inovasi PembelajaranJeparakearifan lokalKemendikdasmenkompetensi gurukomunitas belajar guruKorea National University of Educationkreativitas siswakudusMonash UniversityMudah Murah Menggembirakan Mindful Meaningfulpembelajaran kreatifpembelajaran mendalampembelajaran STEMpendidikan 2026pendidikan indonesiaprinsip 5MSains Teknologi Enjinering MatematikaSEAQISSTEM
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

Lowongan Kepala Subbagian TU 4 SMA Unggul Garuda Dibuka, Cek Syarat dan Link Daftar

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

Lowongan Kepala Subbagian TU 4 SMA Unggul Garuda Dibuka, Cek Syarat dan Link Daftar

22 October 2026

10 Prodi Paling Diminati di SNBP 2026, Bisa Jadi Acuan Memilih Jurusan Kuliah 2027

22 October 2026

Pendaftaran PPG Daljab Guru Madrasah 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

22 October 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In