JAKARTA – Menjelang penutupan pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 pada 31 Juli 2026, calon pendaftar diimbau memastikan kembali pilihan program studi dan perguruan tinggi yang akan diajukan.
Meski LPDP memiliki daftar resmi perguruan tinggi tujuan, pelamar ternyata masih memiliki kesempatan mengajukan kampus yang belum tercantum dalam daftar LPDP, selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
LPDP Fokus pada Bidang STEM
Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Yon Arsal, sebelumnya menyampaikan bahwa pada tahun 2026 alokasi beasiswa semakin difokuskan pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta industri strategis.
Sekitar 80 persen kuota beasiswa dialokasikan untuk bidang STEM dan bidang terkait, sedangkan maksimal 20 persen diperuntukkan bagi bidang SHARE.
“Kita peningkatan STEM bergerak terus pada 2025 itu 66 sampai 69 persen, 2026 di 74 persen. Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM related,” ujar Yon Arsal.
Kampus di Luar Daftar LPDP Tetap Bisa Dipilih
Melalui informasi resminya, LPDP menjelaskan bahwa pelamar Beasiswa STEM Industri Strategis maupun Beasiswa SHARE tetap dapat memilih program studi atau perguruan tinggi yang belum masuk dalam daftar tujuan LPDP.
Namun, usulan tersebut tetap harus memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku dan akan melalui proses evaluasi pada tahap seleksi administrasi.
Syarat Mengajukan Kampus Luar Negeri
Bagi pelamar yang ingin mengusulkan perguruan tinggi luar negeri di luar daftar LPDP, persyaratan yang harus dipenuhi meliputi:
- Memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional.
- Mengunggah bukti resmi bahwa universitas maupun program studi memiliki kualitas atau reputasi unggul.
- Bukti dapat berupa dokumen resmi atau tangkapan layar dari universitas maupun lembaga pemeringkatan internasional yang kredibel.
Syarat Mengajukan Kampus Dalam Negeri
LPDP membedakan persyaratan bagi pelamar nonafirmasi dan afirmasi.
Kategori Nonafirmasi
Pelamar harus memenuhi ketentuan berikut:
- Boleh sudah memiliki atau belum memiliki LoA.
- Perguruan tinggi terakreditasi A/Unggul oleh BAN-PT.
- Masuk dalam Top 1.200 QS World University Rankings terbaru.
- Program studi memiliki akreditasi A, Unggul, atau Akreditasi Internasional.
Kategori Afirmasi
Untuk pelamar afirmasi, persyaratannya meliputi:
- Boleh sudah memiliki atau belum memiliki LoA.
- Perguruan tinggi terakreditasi A/Unggul oleh BAN-PT.
- Tidak diwajibkan masuk dalam QS World University Rankings.
- Program studi memiliki akreditasi A, Unggul, atau Akreditasi Internasional.
Usulan Kampus Belum Tentu Disetujui
LPDP menegaskan bahwa pengajuan perguruan tinggi maupun program studi yang belum tercantum dalam daftar tujuan tidak otomatis diterima.
Seluruh usulan akan dievaluasi terlebih dahulu pada tahap seleksi administrasi, sehingga keputusan akhir tetap berada pada hasil penilaian LPDP terhadap kelengkapan dokumen serta kesesuaian dengan ketentuan program.
Calon Pendaftar Diminta Teliti Sebelum Mengirim Berkas
Dengan waktu pendaftaran yang telah berakhir pada 31 Juli 2026, calon pelamar diharapkan memastikan seluruh dokumen, pilihan program studi, serta perguruan tinggi telah sesuai dengan ketentuan LPDP.
Ketelitian dalam memilih kampus dan melengkapi persyaratan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan peluang lolos ke tahap seleksi berikutnya.









