idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, 10 September 2026
  • Beranda
  • Berita

    Terancam 7 Tahun Penjara, Dua Pelajar Boyolali Tetap Bersekolah Meski Terlibat Kasus Tawuran

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

    Perkuat Kompetensi Pendidik, Disdik DKI Jakarta Gelar Pelatihan ISP dan TIEP 2026–2027

    Inovatif! Guru Influencer SDN Cibubur 10 Ubah Pilah Sampah Jadi Gim Edukasi!

    TIPS WAWANCARA PPG CALON GURU

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Tim UNAIR Raih Best Team di Genera Z Berbakti 2026

    Penerima KIP Kuliah Unair Berhasil Lulus dan Langsung Raih Beasiswa S2

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Buka 2.500 Kuota, Dapat Dana Rp4 Juta

    KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka, Khusus Jalur Mandiri PTN dan PTS

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

    815 Guru ASN DKI Diprofiling, Jadi Dasar Penguatan Kompetensi dan Kualitas Pendidikan

    PPG Calon Guru 2026: Cek Daftar Bidang Studi dan Jumlah Peserta yang Lulus

    50 Guru SMK Dikirim ke Jerman, LPDP Beri Biaya Hidup hingga Rp80 Juta

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Ivon Rahmani Lulus Doktor di UIN Jakarta, Sempat Cemas karena Non-Muslim

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Kisah Retno Marsudi, Pendidikan Jadi Jalan hingga Berkarier sebagai Diplomat

    Inspiratif! Anak Petani dari Flores Sukses Jadi Penulis Buku

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Terancam 7 Tahun Penjara, Dua Pelajar Boyolali Tetap Bersekolah Meski Terlibat Kasus Tawuran

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

    Perkuat Kompetensi Pendidik, Disdik DKI Jakarta Gelar Pelatihan ISP dan TIEP 2026–2027

    Inovatif! Guru Influencer SDN Cibubur 10 Ubah Pilah Sampah Jadi Gim Edukasi!

    TIPS WAWANCARA PPG CALON GURU

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Tim UNAIR Raih Best Team di Genera Z Berbakti 2026

    Penerima KIP Kuliah Unair Berhasil Lulus dan Langsung Raih Beasiswa S2

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Buka 2.500 Kuota, Dapat Dana Rp4 Juta

    KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka, Khusus Jalur Mandiri PTN dan PTS

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

    815 Guru ASN DKI Diprofiling, Jadi Dasar Penguatan Kompetensi dan Kualitas Pendidikan

    PPG Calon Guru 2026: Cek Daftar Bidang Studi dan Jumlah Peserta yang Lulus

    50 Guru SMK Dikirim ke Jerman, LPDP Beri Biaya Hidup hingga Rp80 Juta

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Ivon Rahmani Lulus Doktor di UIN Jakarta, Sempat Cemas karena Non-Muslim

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Kisah Retno Marsudi, Pendidikan Jadi Jalan hingga Berkarier sebagai Diplomat

    Inspiratif! Anak Petani dari Flores Sukses Jadi Penulis Buku

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

Lulusan S-1 Sistem Informasi Bisa Daftar CPNS Jadi Apa? Ini Daftar Jabatannya

10 September 2026
in Berita
9 min read
243
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Lulusan S-1 Sistem Informasi memiliki cukup banyak peluang untuk berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain jabatan yang berhubungan langsung dengan teknologi informasi, lulusan Sistem Informasi juga dapat memenuhi kualifikasi untuk sejumlah jabatan fungsional maupun jabatan lainnya, tergantung persyaratan yang ditetapkan masing-masing instansi.

Beberapa jabatan yang pernah membuka kebutuhan bagi lulusan S-1 Sistem Informasi antara lain Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi, Pranata Komputer Ahli Pertama, Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, Arsiparis Ahli Pertama, Auditor Ahli Pertama, Perencana Ahli Pertama, hingga Analis Kebijakan Ahli Pertama.

Data formasi sebelumnya menunjukkan bahwa pilihan untuk lulusan Sistem Informasi cukup beragam. Namun, daftar tersebut sebaiknya digunakan sebagai referensi awal, karena setiap seleksi CPNS memiliki kebutuhan formasi, instansi, lokasi penempatan, dan persyaratan pendidikan yang dapat berbeda.

Lulusan Sistem Informasi Tak Hanya Bisa Melamar Jabatan IT

Selama ini, lulusan Sistem Informasi sering kali dikaitkan dengan pekerjaan di bidang teknologi.

Padahal, kompetensi yang diperoleh selama kuliah Sistem Informasi tidak hanya berkaitan dengan pemrograman.

Lulusan jurusan ini umumnya mempelajari sistem informasi, pengelolaan data, analisis kebutuhan, proses bisnis, teknologi informasi, basis data, hingga pemecahan masalah.

Karena itu, dalam seleksi ASN, lulusan Sistem Informasi dapat menemukan sejumlah jabatan yang persyaratan pendidikannya mencantumkan jurusan tersebut.

Sebagai contoh, dalam salah satu rincian alokasi CPNS BKN 2024, jabatan Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi mencantumkan S-1 Sistem Informasi sebagai salah satu kualifikasi pendidikan yang dapat melamar.

1. Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi

Salah satu jabatan yang sangat relevan dengan lulusan Sistem Informasi adalah Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi.

Jabatan ini berkaitan dengan pengelolaan sistem dan teknologi informasi dalam lingkungan pemerintahan.

Dalam data formasi CPNS 2024 yang dihimpun berdasarkan data resmi BKN, jabatan tersebut menjadi salah satu jabatan dengan jumlah kebutuhan besar bagi lulusan S-1 Sistem Informasi.

Kompetensi mengenai sistem informasi dapat menjadi bekal bagi pelamar untuk memahami kebutuhan teknologi di lingkungan instansi pemerintah.

2. Pranata Komputer Ahli Pertama

Pilihan lain yang sangat dekat dengan bidang Sistem Informasi adalah Pranata Komputer Ahli Pertama.

Jabatan ini berkaitan dengan bidang teknologi informasi dan komputer.

Berdasarkan data formasi CPNS 2024, Pranata Komputer Ahli Pertama termasuk salah satu jabatan yang banyak menyediakan kebutuhan bagi lulusan S-1 Sistem Informasi.

Bagi lulusan Sistem Informasi yang ingin bekerja di lingkungan pemerintahan tetapi tetap berada dalam jalur teknologi, jabatan ini dapat menjadi salah satu pilihan yang patut dipantau.

3. Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama

Menariknya, peluang lulusan Sistem Informasi tidak berhenti pada bidang teknologi.

Salah satu jabatan yang juga muncul adalah Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama.

Jabatan tersebut berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia aparatur.

Kemampuan analisis, pengolahan data, dan pemahaman sistem yang dimiliki lulusan Sistem Informasi dapat menjadi kompetensi yang relevan untuk pekerjaan yang membutuhkan pengelolaan informasi dan data kepegawaian.

Data formasi sebelumnya menunjukkan jabatan ini termasuk dalam daftar jabatan yang dapat diisi oleh lulusan S-1 Sistem Informasi.

4. Arsiparis Ahli Pertama

Lulusan Sistem Informasi juga dapat menemukan peluang pada jabatan Arsiparis Ahli Pertama, apabila persyaratan pendidikan dalam formasi yang dibuka mencantumkan jurusan tersebut.

Perkembangan sistem digital membuat pengelolaan arsip pemerintah tidak hanya berkaitan dengan dokumen fisik.

Pengelolaan arsip digital membutuhkan sistem yang terorganisasi, keamanan data, pencarian informasi, serta pengelolaan dokumen secara sistematis.

Hal tersebut membuat kompetensi digital menjadi salah satu kemampuan yang dapat mendukung pekerjaan pengelolaan informasi.

5. Auditor Ahli Pertama

Jabatan Auditor Ahli Pertama juga tercatat sebagai salah satu pilihan yang pernah terbuka bagi lulusan S-1 Sistem Informasi dalam data formasi sebelumnya.

Namun, pelamar harus memperhatikan secara detail persyaratan pada formasi yang dituju.

Tidak semua kebutuhan Auditor secara otomatis dapat dilamar oleh lulusan Sistem Informasi. Kualifikasi pendidikan dan persyaratan lainnya harus dilihat pada pengumuman resmi instansi.

Karena itu, nama jabatan saja tidak cukup untuk menentukan kelayakan mendaftar.

6. Perencana Ahli Pertama

Pilihan lainnya adalah Perencana Ahli Pertama.

Jabatan ini berkaitan dengan proses perencanaan program dan kegiatan pemerintahan.

Kemampuan analisis data yang diperoleh dari bidang Sistem Informasi dapat menjadi salah satu bekal untuk pekerjaan yang membutuhkan pengolahan informasi sebagai dasar perencanaan.

Dalam data formasi sebelumnya, Perencana Ahli Pertama termasuk jabatan yang dapat mencantumkan S-1 Sistem Informasi sebagai salah satu kualifikasi pendidikan.

7. Analis Kebijakan Ahli Pertama

Ada pula Analis Kebijakan Ahli Pertama.

Jabatan ini lebih banyak berhubungan dengan analisis kebijakan dan penyusunan rekomendasi bagi pemerintah.

Bagi lulusan Sistem Informasi, kemampuan mengolah data, mencari pola, melakukan analisis, dan menyajikan informasi dapat menjadi modal pendukung.

Namun sekali lagi, persyaratan pendidikan harus diperiksa pada setiap pengumuman formasi karena kebutuhan antarinstansi dapat berbeda.

Masih Ada Jabatan Lain

Selain tujuh jabatan tersebut, data formasi CPNS sebelumnya juga menunjukkan sejumlah jabatan lain yang pernah mencantumkan lulusan Sistem Informasi sebagai salah satu kualifikasi.

Di antaranya:

  • Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Pertama
  • Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama
  • Teknisi Siaran Ahli Pertama
  • Sandiman Ahli Pertama
  • Polisi Pamong Praja Ahli Pertama
  • Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama
  • Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama
  • Manggala Informatika Ahli Pertama
  • Penata Perizinan Ahli Pertama
  • Teknisi Sarana dan Prasarana
  • Pengendali Konten Internet
  • Penata Kelola Pemilihan Umum Ahli Pertama
  • Analis Perdagangan Ahli Pertama.

Jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan tentu berbeda dan tidak berarti seluruh jabatan tersebut akan kembali dibuka pada seleksi berikutnya.

Jangan Hanya Melihat Nama Jurusan

Hal yang sangat penting bagi calon pelamar adalah jangan menentukan pilihan hanya berdasarkan nama jabatan.

Ketika seleksi CPNS dibuka, pelamar perlu melihat rincian formasi secara lengkap.

Beberapa informasi yang harus diperiksa antara lain:

Pertama, kualifikasi pendidikan.

Pastikan nama jurusan yang tercantum sesuai dengan ijazah.

Kedua, instansi yang membuka formasi.

Jabatan yang sama dapat memiliki persyaratan berbeda di instansi yang berbeda.

Ketiga, lokasi penempatan.

Pelamar perlu melihat lokasi unit kerja yang membutuhkan formasi tersebut.

Keempat, persyaratan tambahan.

Beberapa jabatan dapat mensyaratkan sertifikat, pengalaman, kompetensi tertentu, atau ketentuan lain.

Kelima, jumlah kebutuhan.

Jumlah formasi dapat menjadi salah satu pertimbangan, tetapi bukan satu-satunya faktor dalam menentukan pilihan.

CPNS 2026 Belum Boleh Diasumsikan dari Data Lama

Calon pelamar juga perlu berhati-hati dengan informasi yang beredar di media sosial.

BKN pada Juni 2026 pernah menegaskan bahwa poster yang mengklaim pembukaan seleksi CPNS 2026 telah berlangsung merupakan hoaks. BKN mengingatkan masyarakat untuk hanya mempercayai informasi dari kanal resmi pemerintah dan portal SSCASN.

Artinya, data jabatan untuk lulusan S-1 Sistem Informasi yang berasal dari seleksi sebelumnya tidak boleh dianggap sebagai daftar resmi formasi CPNS 2026.

Daftar tersebut lebih tepat digunakan untuk mengetahui gambaran jabatan yang secara historis pernah membutuhkan lulusan Sistem Informasi.

Pantau SSCASN Saat Rekrutmen Dibuka

Portal resmi yang perlu dipantau calon pelamar adalah SSCASN BKN.

Portal tersebut merupakan sistem resmi untuk seleksi calon aparatur sipil negara.

Ketika rekrutmen CPNS dibuka, calon pelamar dapat menggunakan informasi pada portal tersebut untuk memeriksa:

  • instansi yang membuka formasi;
  • nama jabatan;
  • jumlah kebutuhan;
  • kualifikasi pendidikan;
  • lokasi penempatan;
  • persyaratan umum dan khusus;
  • dokumen yang harus disiapkan.

Dengan begitu, pelamar tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar melalui media sosial.

Persiapkan Diri Sebelum Formasi Dibuka

Meskipun belum ada pengumuman formasi CPNS yang dapat dijadikan dasar untuk menyatakan jabatan tertentu pasti tersedia, lulusan S-1 Sistem Informasi dapat mulai melakukan persiapan.

Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain memperbarui dokumen administrasi, memastikan data kependudukan sesuai, menyiapkan ijazah dan transkrip nilai, serta mempelajari mekanisme seleksi ASN.

Selain itu, kemampuan di bidang teknologi juga dapat terus dikembangkan.

Penguasaan analisis data, basis data, keamanan informasi, sistem informasi, teknologi digital, serta kemampuan memecahkan masalah dapat menjadi bekal yang bermanfaat, baik untuk seleksi maupun untuk pekerjaan setelah menjadi ASN.

Sistem Informasi Punya Peluang Luas di Era Digital

Kebutuhan terhadap kompetensi digital di lingkungan pemerintahan juga semakin penting.

BKN pada 2026 menyebut jumlah ASN mencapai sekitar 6,7 juta, dengan 57 persen di antaranya menduduki jabatan fungsional. BKN juga terus mengembangkan pengelolaan data jabatan fungsional melalui sistem digital ASN.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital turut memengaruhi pengelolaan ASN.

Bagi lulusan Sistem Informasi, hal ini menjadi alasan untuk terus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pemerintahan digital.

Kesimpulan

Lulusan S-1 Sistem Informasi memiliki sejumlah peluang jabatan dalam seleksi CPNS, tidak hanya pada posisi yang berhubungan langsung dengan teknologi informasi.

Beberapa jabatan yang pernah mencantumkan S-1 Sistem Informasi sebagai kualifikasi pendidikan antara lain Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi, Pranata Komputer Ahli Pertama, Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, Arsiparis Ahli Pertama, Auditor Ahli Pertama, Perencana Ahli Pertama, dan Analis Kebijakan Ahli Pertama.

Namun, daftar tersebut bukan pengumuman formasi CPNS 2026. Data tersebut merupakan gambaran dari formasi sebelumnya dan dapat digunakan sebagai referensi untuk mengetahui jabatan yang berpotensi relevan bagi lulusan Sistem Informasi.

Saat rekrutmen resmi dibuka, calon pelamar tetap harus memeriksa kualifikasi pendidikan dan seluruh persyaratan pada formasi yang tersedia melalui kanal resmi BKN dan SSCASN.

Jadi, bagi kamu lulusan S-1 Sistem Informasi, tidak perlu membatasi pilihan hanya pada jabatan IT. Ada berbagai jabatan lain yang mungkin relevan, tetapi kuncinya adalah teliti membaca kualifikasi pendidikan setiap formasi dan selalu menunggu pengumuman resmi pemerintah.

Tags: asnASN 2026BKNCPNSCPNS 2026CPNS Sistem Informasiformasi CPNSformasi CPNS Sistem Informasijabatan CPNSlowongan CPNSlulusan ITlulusan Sistem Informasipeluang kerjaPenata Kelola Sistem dan Teknologi InformasiPranata KomputerS-1 Sistem Informasiseleksi cpnsSSCASN
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

Cara Cek Status Penerimaan KJP Terbaru

6 January 2021
Panduan Aplikasi SIDANIRA

Panduan Aplikasi SIDANIRA

10 April 2020
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

3 July 2022

Terancam 7 Tahun Penjara, Dua Pelajar Boyolali Tetap Bersekolah Meski Terlibat Kasus Tawuran

0
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

0
5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

5 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi

0

Terancam 7 Tahun Penjara, Dua Pelajar Boyolali Tetap Bersekolah Meski Terlibat Kasus Tawuran

10 September 2026

Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

10 September 2026

Perkuat Kompetensi Pendidik, Disdik DKI Jakarta Gelar Pelatihan ISP dan TIEP 2026–2027

10 September 2026
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In