Jakarta – Universitas Indonesia (UI) memberikan penjelasan terkait keterlibatan enam mahasiswa Fakultas Psikologi UI yang ikut mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mengunjungi wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut UI, keikutsertaan mahasiswa tersebut dilakukan atas permohonan Sekretariat Wakil Presiden RI untuk memberikan pendampingan psikososial kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Bukan Sekadar Mendampingi Kunjungan
Keenam mahasiswa Fakultas Psikologi UI tersebut dilibatkan untuk membantu kegiatan yang berkaitan dengan pendampingan psikososial dan pemulihan kondisi warga setelah gempa.
Keterlibatan mahasiswa psikologi dinilai relevan karena masyarakat yang mengalami bencana tidak hanya membutuhkan bantuan berupa kebutuhan dasar dan pemulihan fasilitas, tetapi juga dukungan terhadap kondisi psikologis mereka.
Pendampingan psikososial dapat membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, menghadapi tekanan dan perubahan kondisi setelah mengalami bencana.
Tinggal di NTT untuk Pendampingan
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa disebut akan berada di NTT selama sekitar satu minggu untuk membantu proses pemulihan psikologis masyarakat terdampak.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan dukungan yang lebih menyeluruh bagi korban gempa. Pemulihan pascabencana memang tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali rumah dan fasilitas umum, tetapi juga pemulihan kehidupan sosial serta kondisi psikologis masyarakat.
Pentingnya Dukungan Psikologis Pascabencana
Bencana alam dapat meninggalkan pengalaman traumatis bagi korban. Rasa takut, kehilangan anggota keluarga, kehilangan tempat tinggal, hingga ketidakpastian mengenai masa depan dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang.
Karena itu, kehadiran tenaga maupun mahasiswa yang memiliki pengetahuan psikologi dapat membantu memberikan ruang aman bagi masyarakat untuk bercerita, beradaptasi, dan kembali menjalani aktivitas secara bertahap.
Keterlibatan mahasiswa UI juga menunjukkan bahwa ilmu yang dipelajari di perguruan tinggi dapat diterapkan langsung untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat.
Bentuk Pengabdian Mahasiswa
Keterlibatan enam mahasiswa Psikologi UI dalam misi ke NTT menjadi contoh peran mahasiswa dalam kegiatan kemanusiaan. Selain memperoleh pengalaman lapangan, mereka dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.
Pendampingan psikososial diharapkan dapat melengkapi berbagai bentuk bantuan lain yang diberikan pemerintah dan lembaga kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa.









