idsch.id
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita

    Gedung Sekolah Direvitalisasi, Puluhan Siswa SDN 2 Taskombang Klaten Belajar di Gudang KDMP

    Revitalisasi Sekolah Jadi Prioritas, Fasilitas Rusak hingga Kelas Darurat Diperbaiki

    Baru Belajar Jadi Data Analyst? Kuasai Skill Ini Dulu Sebelum Belajar yang Lain

    Skill Mengajar Saja Tak Cukup, Trainer Perlu Bukti Kompetensi Resmi BNSP

    Abu Vulkanik Bisa Cemari Air dan Bahayakan Ikan, Pakar IPB Ungkap Risikonya

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Tim UNAIR Raih Best Team di Genera Z Berbakti 2026

    Penerima KIP Kuliah Unair Berhasil Lulus dan Langsung Raih Beasiswa S2

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Buka 2.500 Kuota, Dapat Dana Rp4 Juta

    KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka, Khusus Jalur Mandiri PTN dan PTS

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

    815 Guru ASN DKI Diprofiling, Jadi Dasar Penguatan Kompetensi dan Kualitas Pendidikan

    PPG Calon Guru 2026: Cek Daftar Bidang Studi dan Jumlah Peserta yang Lulus

    50 Guru SMK Dikirim ke Jerman, LPDP Beri Biaya Hidup hingga Rp80 Juta

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Kisah Novi, AO PNM Mekaar di Pulau Sebatik: Dampingi Perempuan dari Pekerja hingga Jadi Bos Usaha Sendiri

    Apakah Baptisan di Gereja Protestan Diakui Sah oleh Gereja Katolik? Ini Penjelasannya

    Ivon Rahmani Lulus Doktor di UIN Jakarta, Sempat Cemas karena Non-Muslim

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

No Result
View All Result
Advertisement
  • Beranda
  • Berita

    Gedung Sekolah Direvitalisasi, Puluhan Siswa SDN 2 Taskombang Klaten Belajar di Gudang KDMP

    Revitalisasi Sekolah Jadi Prioritas, Fasilitas Rusak hingga Kelas Darurat Diperbaiki

    Baru Belajar Jadi Data Analyst? Kuasai Skill Ini Dulu Sebelum Belajar yang Lain

    Skill Mengajar Saja Tak Cukup, Trainer Perlu Bukti Kompetensi Resmi BNSP

    Abu Vulkanik Bisa Cemari Air dan Bahayakan Ikan, Pakar IPB Ungkap Risikonya

  • Siswa
    • All
    • Bank Soal
    • Beasiswa
    • BSE Siswa
    • KIP Kuliah
    • Rumah Belajar

    Tim UNAIR Raih Best Team di Genera Z Berbakti 2026

    Penerima KIP Kuliah Unair Berhasil Lulus dan Langsung Raih Beasiswa S2

    Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Buka 2.500 Kuota, Dapat Dana Rp4 Juta

    KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka, Khusus Jalur Mandiri PTN dan PTS

  • Orang Tua
    • All
    • Info Lomba
    • KJMU
    • KJP Plus
    • Parenting

    Hati-Hati! Kompetisi Tidak Selalu Baik untuk Anak Usia Dini

    6 Manfaat Anak Ikut Lomba dan Tips agar Tetap Percaya Diri

    7 Prinsip Parenting untuk Membentuk Karakter Positif pada Anak

    Mendukung Anak Neurodivergent: Peran Orangtua dan Sekolah

  • Guru
    • All
    • Administrasi
    • Bahan Ajar
    • BSE Guru
    • CPNS
    • Diklat
    • Lowongan
    • Pelatihan
    • Sertifikasi

    Oknum Guru Olahraga Cabul di Wonogiri Segera Disidangkan, Perkara Masuk Tahap Persidangan

    815 Guru ASN DKI Diprofiling, Jadi Dasar Penguatan Kompetensi dan Kualitas Pendidikan

    PPG Calon Guru 2026: Cek Daftar Bidang Studi dan Jumlah Peserta yang Lulus

    50 Guru SMK Dikirim ke Jerman, LPDP Beri Biaya Hidup hingga Rp80 Juta

  • Sekolah
    • All
    • Akreditasi
    • Dana BOS
    • Dapodik
    • Direktori
    • Info Terkini
    • PPDB
    • Ujian Nasional

    Dinas Pendidikan DKI Dorong Sekolah Terapkan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah

    Gempa M7,7 NTT Berdampak pada 400 Sekolah, DPR Dorong Sekolah Darurat Segera Disiapkan

    Pemprov DKI Lanjutkan LPDP Jakarta, 50-75 Anak Dibiayai Kuliah ke Luar Negeri

    Disdik Lebak Gelar Coaching Clinic Dapodik 2026, Fokus Bersihkan Data Siswa dan Sarpras

  • Dikti
    • All
    • Ebook
    • Panduan
    • Pengumuman
    • SNMPTN

    5 Tahap TKA SMA/SMK 2026, Simulasi hingga Ujian Susulan

    PNBP Sekolah Kedinasan 2026 Bisa Rp0 untuk Peserta Kurang Mampu, Ini Syaratnya

    Masuk IPDN 2026? Ini Ketentuan Ikatan Dinas dan Jadwal Seleksinya

  • Tutorial
    • All
    • Media Belajar
    • Tips-trik

    Dongeng Jadi Metode Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini, Tanamkan Empati dan Kebiasaan Hidup Sehat

    Viral! Kumpulan Soal OSN 2026 Lengkap, Gratis Download untuk Persiapan Olimpiade

    Cara Cek Daycare Aman dari Respons Anak

    Kenapa Sudah Hafal Vocabulary Tapi Masih Lupa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Artikel
    • All
    • Cerita Rakyat
    • Inspiratif
    • Tahukah Kamu
    • Tekno

    Kisah Novi, AO PNM Mekaar di Pulau Sebatik: Dampingi Perempuan dari Pekerja hingga Jadi Bos Usaha Sendiri

    Apakah Baptisan di Gereja Protestan Diakui Sah oleh Gereja Katolik? Ini Penjelasannya

    Ivon Rahmani Lulus Doktor di UIN Jakarta, Sempat Cemas karena Non-Muslim

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

    Dari Medali OSN hingga Emas IOAI, Kisah Luvidi Pranawa dan Pembinaan Talenta Kemendikdasmen

No Result
View All Result
idsch.id
No Result
View All Result
Home Berita

Sekolah Sering Terdampak Bencana, Pakar Oxford Ungkap Solusi agar Siswa Tetap Bisa Belajar

14 September 2026
in Berita
3 min read
240
0
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Bencana alam dan cuaca ekstrem dapat membuat kegiatan belajar mengajar terhenti. Di sejumlah negara yang rawan bencana, sekolah harus menghadapi gangguan akibat topan, banjir, gempa, hingga berbagai peristiwa yang berkaitan dengan perubahan iklim.

Kondisi tersebut menjadi perhatian para peneliti Universitas Oxford. Mereka melihat perlunya sistem pendidikan yang tetap mampu berjalan ketika siswa tidak dapat datang ke sekolah secara langsung.

Data UNICEF memperkirakan sedikitnya 242 juta siswa di 85 negara mengalami gangguan pendidikan akibat cuaca ekstrem sepanjang 2024. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa bencana dan perubahan iklim bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga dapat berdampak langsung terhadap keberlangsungan pendidikan anak.

Teknologi Sederhana Bisa Jadi Solusi

Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature pada 9 September 2026 dengan judul “Mobile education builds resilience during shocks in five countries”, para peneliti menguji pembelajaran melalui telepon di lima negara, yaitu India, Kenya, Nepal, Uganda, dan Filipina.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan belajar melalui telepon dapat membantu meningkatkan pembelajaran ketika anak-anak tidak dapat bersekolah secara langsung.

Teknologi yang digunakan pun relatif sederhana. Telepon seluler memungkinkan guru atau pendamping menjangkau siswa meskipun komputer dan koneksi internet tidak tersedia.

Namun, para peneliti menekankan bahwa teknologi saja tidak cukup. Keberhasilan pembelajaran sangat bergantung pada platform dan pedagogi. Artinya, perangkat yang digunakan harus disertai metode pengajaran yang sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing anak.

Bukan Sekadar Memberikan Akses Teknologi

Para peneliti mengingatkan bahwa memberikan akses teknologi kepada siswa tidak otomatis membuat hasil belajar menjadi lebih baik. Cara teknologi tersebut digunakan dalam proses pembelajaran menjadi faktor yang sangat penting.

Penelitian juga menguji berbagai model pembelajaran, termasuk metode yang melibatkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun guru lokal.

Menurut Direktur Akademik What Works Hub for Global Education, Dr Noam Angrist, metode yang berhasil dalam penelitian atau program terbatas belum tentu memberikan hasil yang sama ketika diterapkan dalam sistem pendidikan pemerintah dengan jumlah siswa yang jauh lebih besar.

Karena itu, pemerintah perlu memastikan bahwa suatu metode bukan hanya terbukti efektif, tetapi juga dapat diterapkan dalam skala besar melalui sistem pendidikan yang sudah tersedia.

Sistem Pendidikan Harus Siap Sebelum Bencana Terjadi

Bagi negara yang rawan bencana, para peneliti menilai kesiapan tidak boleh baru dibangun setelah krisis terjadi.

Pemerintah dan sekolah perlu menyiapkan mekanisme kontingensi ketika kegiatan belajar masih berjalan normal. Mekanisme tersebut dapat mencakup pemetaan peran guru, sekolah, teknologi, serta infrastruktur yang dapat digunakan apabila siswa tiba-tiba tidak dapat datang ke sekolah.

Konflik, epidemi, dan cuaca ekstrem dapat mengganggu kegiatan pendidikan tanpa peringatan. Karena itu, sistem pendidikan perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap kondisi darurat.

Bagi Indonesia yang juga menghadapi berbagai risiko bencana, gagasan tersebut menjadi relevan. Pembelajaran jarak jauh, teknologi sederhana, ruang belajar alternatif, serta kesiapan guru dapat menjadi bagian dari strategi agar proses pendidikan tidak sepenuhnya terhenti ketika bencana terjadi.

Intinya, pendidikan yang tangguh bukan hanya soal memiliki teknologi canggih. Yang lebih penting adalah memastikan sekolah memiliki sistem, guru, metode, dan infrastruktur yang siap digunakan sebelum bencana berikutnya datang.

Tags: bencana alamcuaca ekstremguruinovasi pendidikanKetahanan Pendidikankrisis pendidikanMitigasi BencanaOxford Universitypembelajaran daruratpembelajaran jarak jauhPembelajaran melalui Teleponpendidikanpendidikan berkelanjutanPendidikan di Tengah Bencanapendidikan digitalpendidikan indonesiaPendidikan Tangguh Bencanaperubahan iklimPJJsekolahsekolah indonesiaSekolah Rawan Bencanasiswateknologi pendidikanUniversitas Oxford
idsch.id

Copyright © 2020 idsch.id.

Navigasi Situs

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Siswa
    • Rumah Belajar
    • Ujian Nasional
    • Bank Soal
    • Beasiswa
  • Sekolah
    • Dana BOS
    • PPDB
    • Dapodik
    • Direktori
  • Orang Tua
    • Parenting
    • Info Lomba
  • Guru
    • Administrasi
    • Sertifikasi
    • Bahan Ajar
    • Lowongan

Copyright © 2020 idsch.id.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In